Langsung ke konten utama

Keren, Bawaslu Rangkul Pramuka Agam Untuk Pengawasan Pemilu 2019


Lubuk Basung -- Bawaslu kabupaten Agam menjalin kerjasama dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 0306 Agam, pembentukan Satuan Karya Adhyasta Pemilu di Sekretariat Kwarcab Agam, Lubuk Basung, Selasa (2/10). Pembentukan bertujuan untuk membantu pengawasan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019. Tahapan pengawasan dimulai dari 2018 ini.
Seperti yang dilansir oleh www.prokabar.com Saka Adhyasta Pemilu bagi generasi muda mengukuhkan sikap hidup tertib, disiplin serta ketaatan terhadap peraturan hukum dan norma sosial yang berlaku. Sehingga generasi muda dapat menjadi pengawasan dan menangkal timbulnya potensi pelanggaran pemilu.
Ketua Bawaslu Agam diwakili Okta Muhlia, saat pertemuan rapat koordinasi di Sekretariat Kwarcab Agam, menjelaskan tujuan menjalin kerjasama itu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Kegiatan ini akan memberikan pendidikan khusus pengawasan pemilu bagi anggota pramuka khususnya,” kata Okta.
Pengurus kwartir, Bidang Kesektetariatan, Khirul sangat menyetujui pembentukan Saka Adhyasta Pemilu dengan melakukan rangkaian kegiatan sesuai krida yang ada. Sasaran diantaranya memperluas pengawasan pemilu ke pemilih pemula yang telah ambil bagian dalam pesta demokrasi 2018 dan 2019 mendatang.
Terlibatnya Saka Pramuka, diharapkan dapat mendorong pemilu berintegritas. Sebab keikutsertaan anggota pramuka mengawal pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu akan menguatkan Bawaslu dari sisi pengawasan.
“Mereka belum terkontaminasi dengan kepentingan politik praktis, sehingga harapan kita bersama Saka Adhyasta Pemilu yang dicanangkan, dapat mengawal demokrasi berkualitas dan bermartabat,” tutupnya.(rud/www.prokabar.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...