Langsung ke konten utama

"Keren - Gembira - Asyik" TASLAM 3 KWARRAN IV KOTO DITABUH



 
Kegiatan Lintas Alam ke-3 (TASLAM 3) Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan IV Koto yang bertemakan “Keren Gembira Asyik” dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarcab Agam diwakili Waka I kak Isra, Sabtu 26 Oktober 2019 di Great Wall Of Koto Gadang” Nagari Koto Gadang Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam.
Atas nama Gerakan Pramuka Kabupaten Agam ungkap Ketua Kwarcab Agam dalam sambutannya yang dibacakan oleh kak Isra, Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi dan acungan jempol yang luar biasa kepada Kamabiran beserta Anggota Mabiran serta kepada Pengurus dan Andalan Ranting Kecamatan IV Koto, yang telah menggelar TASLAM 3 ini. Semoga kegiatan Lintas Alam ini bermanfaat dalam menunaikan tugas menyiapkan generasi muda penerus bangsa, pengganti tonggak estafet kepemimpinan di masa datang, yang sehat, kuat, tangguh dan berkualitas serta sesuai dengan 4 Prinsip Dasar Kepramukaan dan 8 Metode Kepramukaan.


Penjelajahan atau Lintas Alam bagi pramuka, tegas Kakwarcab, merupakan kegiatan yang mengandung pendidikan di alam terbuka, kegiatan yang menarik, menyenangkan dan menantang, serta dapat mengembangkan kecintaan adik-adik kepada alam dan menambah wawasan tentang lingkungan. 
Bagi Anggota Pramuka yang suka bertualang, mengatasi sebuah tantangan memberikan kebanggaan tersendiri. Namun untuk mengatasi tantangan diperlukan pencurahan daya pikir dan pisik. Tantangan hanya dapat dijawab dengan kreativitas, percaya diri, keteguhan hati, keuletan, pengetahuan dan pengalaman. Lintas Alam merupakan kegiatan yang dapat mengembangkan dan membina : Sikap Prilaku dan Moral Pancasila; Keterampilan Manajerial;  Keterampilan Kepramukaan; dan Keterampilan IPTEK.
Untuk itu, ucap kak Isra yang hadir bersama kak Khairul Koto (Waka IV Kwarcab), kepada adik-adik Peserta TASLAM 3, ikuti dan nikmati kegiatan Lintas Alam ini dengan baik, serius, santai, tertib dan disiplin. Jaga tutur kata perbuatan dan sikap yang tidak pada tempatnya. Hati-hati dan jaga kesehatan serta selalu tetap berdoa kepada Allah SWT selama dalam perjalanan.

Dalam sambutan Ketua Kwarcab juga dibarengi dengan sebuah pantun yang mendapatkan aplus luar biasa dari Peserta TASLAM 3, termasuk 60 orang Kamabigus dan Pembina Pendamping, serta 25 orang Panitia Pelaksana 5 orang DKR. Bunyi pantun tersebut adalah :

Buah duku masak didahan
Ambil satu sisanya disimpan
Cintaku pada Pramuka bukan buatan
Bagaikan
paku lengket dipapan 

Sementara itu, Kak Astati Selaku Ketua Kwarran IV dalam laporannya menyampaikan bahwa TASLAM 3 merupakan kegiatan dua tahunan yang dituangkan dalam Program Jerja Kwarran IV Koto Tahun 2019. Diikuti sebanyak 600 orang peserta dari Pramuka Penggalang SD/MI dari 22 sekolah dan Pramuka Penggalang SMP/MTs dari 3 sekolah.
TASLAM 3 dengan rute, start dari Great Wall Of Koto Gadang, menyusuri Ngarai Sianok dan finish di Ngarai Lambah. Adik-adik penggalang ini juga berkompetisi dengan 6 jenis lomba, yaitu : Lomba Nasi Bungkus Unik, Lomba Shalat Zubur Berjamaah, Lomba Semaphore, Lomba Sandi, Lomba Pionering dan Lomba Melukis Alam, ungkap Astati.

Kehadiran Waka I yang juga Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Agam bersama Waka IV Kwarcab turut membangkitkan motivasi dan semangat para peserta, termasuk Pengurus/Andalan Ranting, Kamabigus dan Pembina Gudep. Alhasil pengibaran bendera star dilakukan secara bergantian, diawali dari Waka I Kwarcab, dilanjutkan oleh Waka IV Kwarcab), Koordinator Unit Kerja Dikbud, Danramil, Ketua Kwarran, Pengawas Sekolah, Andalan Ranting, Kamabigus serta DKR. (#03.06.0002)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...