Langsung ke konten utama

KWARCAB & BAWASLU SEPAKAT BENTUK SAKA ADHYASTA PEMILU “Kabupaten Agam adalah Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia Membentuk Saka Adhyasta Prosesnya dari Bawah dan Pertama Terbentuk di Sumbar"




Kwartir Cabang (KWARCAB) Gerakan Pramuka Kabupaten Agam dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Agam bermusyawarah dan bermufakat pada 8 November 2019 di Sekretrariat Kwarcab Agam Jalan Gajah Mada Nomor 415 Lapau Talang Lubuk Basung Kabupaten Agam, dengan melahirkan kesepakatan membentuk Satuan Karya Pramuka (SAKA) Adhyasta Pemilu Kabupaten Agam.

Kesepakatan tersebut lahir dari hasil pertemuan yang dipimpin oleh Ketua Kwarcab Agam Kak Drs. H. Martias Wanto, MM didampingi Waka IV Kwarcab Kak Khairul Koto, S.Sos, Sekretaris Kwarcab Kak Benny Sastra, S.Pd, M.Pd dan Staf sekretariat Kwarcab Jasrizal Erick Saputra bersama Ketua BAWASLU Kabupaten Agam yang diwakili oleh Drs. Eri Efendi (Kordiv Penindakan Pelanggaran), Okta Muhlia, SE,M.Si (Kordiv Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga), Iska Asmarni, S.Sos (Kordiv Hukum Data dan Informasi) dan Nofriadi dari Staf Sekretariat BAWASLU Kabupaten Agam.

Pertemuan Kwarcab dengan BAWASLU ini merupakan pertemuan kedua setelah BAWASLU Kabupaten Agam pada 3 Oktober 2018 yang lalu menyambangi Sekretariat Kwarcab Agam dan bertemu dengan Waka IV Kwarcab bersama Sekretaris Kwarcab, Andalan Cabang Urusan Keuangan Kusma Betty, SH dan Sekretaris Pusdiklatcab Kwarcab Agam Yunaidi S,S.Pd,M.Pd.

“Alhamdulillah dan terima kasih atas kedatangannya di Sekretariat Kwarcab Agam. Kita, Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Kabupaten Agam dan BAWASLU Kabupaten Agam sepakat  untuk membentuk Saka Adhyasta Pemilu. Kita lalui semua tahapan yang telah ditetapkan, mulai dari penandatangan Memory Of Understanding (MoU),  lalu kita laksanakan Sosialisasi, dan Senin minggu depan kita laksanakan “Lounching Pembentukan Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Agam” memanfaatkan momentum kehadiran Kamabida Gerakan Pramuka Sumbar yang berkunjung ke Lubuk Basung” ungkap Martias Wanto Selaku Ketua Kwaracab Agam.

Menurut kak Khairul Koto Selaku Waka IV / Ketua Bidang Organisasi Keuangan Usaha dan Pengabdian Masyarakat Kwarcab Agam, Satuan Karya Pramuka yang disingkat SAKA adalah wadah pendidikan kepramukaan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat, dan meningkatkan pengetahuan, kemempuan, keterampilan dan pengalaman para pramuka dalam berbagai bidang kejuruan, serta meningkatkan motivasinya untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif sehingga dapat memberi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya, serta bekal pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara, sesuai dengan aspirasi pemuda Indonesia dan tuntutan perkembangan pembangunan, dalam rangka peningkatan ketahanan nasional.

Sedangkan Saka Adhyasta Pemilu merupakan salah satu satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan ke-Adhyasta-an (pengawasan) Pemilu untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan praktis dalam bidang pencegahan dan pengawasan pemilu guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pengawasan pemilu, dengan tujuan: meningkatkan partisipasianggota pramuka dan/atau masyarakat dalam pengawasan pemilu, menciptakan Pemilu yang Bebas, Umum, Langsung dan Rahasia, menjadi sekolah demokrasi bagi anggota Pramuka di bidang pengawasan pemilu, serta memberikan pendidikan khusus pengawasan pemilu bagi anggota Pramuka, sebut Khairul Koto.


“Proses pembentukan Saka Adysta Pemilu ini kita mulai dari bawah, ungkap Khairul Koto, karena berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bahwa untuk membentuk Saka di tingkat Nasional diperlukan syarat : Saka tersebut sudah terbentuk minimal di 9 (sembilan) Kwarda. Di tingkat Kwarda Saka sudah terbentuk minimal 30% dari jumlah Kwarcab, dan di tingkat Kwarcab sudah terbentuk 1 (satu) Saka.

“Nah, dalam rangka untuk memenuhi persyaratan tersebutlah, kita lalui proses pembentukan Saka Adhyasta ini sejak dari bawah. Dari data yang ada, Kabupaten Agam merupakan satu-satunya Kabupaten/Kota di Indonesia yang mengawali proses pembentukan Saka Adhyasta dari bawah, dan Kabupaten/Kota yang pertama terbetuknya Saka Adhyasta di Sumatera Barat”, tegas Okta Muhlia, SE,M.Si Selaku Komisioner Devisi (Kordiv) Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga BAWASLU Kabupaten Agam yang merasa bangga atas terbentuknya Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Agam ini. (#03.06.0002)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...