Langsung ke konten utama

Kwarcab Agam Bentuk Rintisan SAKA ADHYASTA PEMILU dan Lantik Pengurus Pincab Masa Bakti 2019-2024


Geliat dan kiprah Kwartir Cabang (Kwarcab) 0306 Gerakan Pramuka Agam dibawah kepemimpinan Drs. H. Martias Wanto, MM Selaku Ketua Kwarcab Agam semakin eksis menunjukkan aktivitas nyata sebagai garda terdepan pelaku perubahan dalam pembentukan karakter kaum muda milenial.

Salah satu terobosan pertama di Sumbar yang dilakukan Kwarcab Agam adalah membentuk Rintisan Satuan Karya Pramuka Adhyasta Pemilihan Umum (Saka Adhyasta Pemilu) Tingkat Cabang serta pembentukan Pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Cabang Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Agam Masa Bakti 2019 – 2024.
Berawal dari pertemuan perdana Badan Pengawasan Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Agam menyambangi Sekretariat Kwarcab Agam tanggal 3 Oktober 2018, hingga berlanjut pada 8 November 2019 melahirkan kesepa katan Memorandum of Understanding (MoU) membentuk Rintisan Saka  Adhyasta Pemilu Tingkat Cabang Gerakan Pramuka Agam, ungkap Khairul Koto Waka IV Kwarcab Agam.
 
Kesepakatan tersebut lahir dari hasil pertemuan yang dipimpin oleh Ketua Kwarcab Agam Drs. H. Martias Wanto, MM didampingi Waka IV Kwarcab  Khairul Koto, S.Sos, Sekretaris Kwarcab Benny Sastra, S.Pd, M.Pd bersama Ketua BAWASLU Kabupaten Agam yang diwakili oleh Drs. Eri Efendi (Kordiv Penindakan Pelanggaran), Okta Muhlia, SE,M.Si (Kordiv Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga), Iska Asmarni, S.Sos (Kordiv Hukum Data dan Informasi) dan Nofriadi dari Staf Sekretariat BAWASLU Kabupaten Agam.
Alhamdulillah, Pengurus Pimpinan Cabang Satuan Karya Pramuka Adhyasta Pemilu Kabupaten Agam Masa Bakti 2019-2024 yang dibentuk berdasarkan Keputusan Kwarcab Agam Nomor 28 Tahun 2019, secara resmi dilantik oleh Ketua Kwarcab Agam diwakili Waka II Suwardi pada Selasa 24 Desember 2019 di Hotel Nuansa Resort Embun Pagi Kecamatan Matur.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Agam mengajak segenap pengurus yang baru dilantik dan dikukuhkan agar dapat menjalankan tugas dan amanah yang diberikan dengan sebaik baiknya.  Meskipun Saka Adhyasta Pemilu ini baru dalam tahap rintisan, dan diminta segera menyusun program kerja secepatnya, sehingga hasilnya berdampak positif bagi pembinaan generasi muda dan/atau masyarakat.
“Dari 11 Saka di Indonesia, sudah 8 saka yang eksis di Agam dan ikut berkontribusi dalam program kepramukaan, dan pelaksanaannya cukup spesifik dibandingkan saka saka lainnya. Mudah-mudahan Saka Adhyasta Pemilu ini menjadi garda terdepan dalam memberikan pembelajaran tentang kepemiluan bagi kaum millenial dan masyarakat luas, ucap Ketua Kwarcab berharap.
Ketua Bawaslu Agam Elvys Selaku Kamabisa Adhyasta Pemilu, menjelaskan peran Saka ini tidak saja melibatkan diri bersama kalangan siswa juga mahasiswa, dalam upaya ikut mewujudkan kepengawasan pemilu secara baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Surya Efitrimen menegaskan, pihaknya ikut salut dengan terobosan yang dilakukan oleh Bawaslu Agam bersama Kwarcab Agam ini, karena telah mampu melahirkan Saka ini secara baik. Saka Adhyasta Pemilu bentukan Bawaslu ini, khususnya di Agam merupakan yang pertama di Sumatera Barat, yang ketiga di Indonesia setelah Jawa Barat dan Sulawesi Barat, ungkap Surya Efitrismen.
Seusai pelantikan, Yuli Zamra Selaku Ketua Pincab Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Agam, berharap dukungan semua pihak dalam menyukseskan program kepramukaan dalam Saka Adhyasta Pemilu ini saat ini dan seterusnya. Bagi saya hal ini merupakan hal yang baru dan tidak biasa diikuti sejak puluhan tahun lalu, dan baru saat ini amanah tersebut diemban, kata Yuli Zamra.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...