Langsung ke konten utama

'IDUL ADHA "Momentum Menyimpul Tali Silaturrahmi"



Walaupun tahun ini cukup berbeda dengan hari raya sebelumnya, ketika jarak semakin dibatasi namun hati dan keikhlasan tidak terbatas.

Di hari penuh makna serta kerinduan untuk saling bertemu dengan kakak2 dan adik2 berkegiatan seperti biasa serta berkumpul bersama keluarga seperti sekarang, dihari yang suci ini tak ada salahnya untuk saling menyapa dan memaafkan.

Idul Adha 2020 datang ketika kita sedang diuji dengan pandemi global Covid-19 momentum untuk kembali mempererat simpul tali silaturrahmi yang terputus karena jarak.


Hakekat Idul Adha adalah kesediaan kita untuk berbagi, berbagi permaafan sebelum orang memintanya. Saling memaafkan adalah kunci untuk merajut simpul tali silaturahmi.

Hakekat silaturahmi adalah menyambungkan tali persaudaraan yang pernah terputus karena sebab apapun. Kita wajib menyambung kembali untuk mewujudkan persaudaraan sejati, tanpa iri dan caci maki, mengajak umat Islam memperkokoh persaudaraan, baik persaudaraan sesama umat (ukhuwwah Islamiyah), persaudaraan sebangsa (ukhuwwuh wathaniyyah) maupun persaudaraan sesama manusia (ukhuwwah Insaniyah).

Pandemi ini adalah ujian. SEMOGA Esensi utama Idul Adha terus melekat di hati, mempersatukan kita, meski tak dapat berjumpa di tengah pandemi, merayakan dengan suka cita dan jangan sampai menyurutkan niat untuk beribadah.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada.

Mari mengintrospeksi diri sendiri di momentum Idul Adha ini, menjadi momentum perbaikan diri yang membawa kedamaian, cinta, dan kebahagiaan sepanjang masa.

Segenap Pengurus/Andalan/Korp Pelatih Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Kabupaten Agam mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H. Semoga keberkahan senantiasa menyertai kita semua." Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin

SALAM PRAMUKA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...