Langsung ke konten utama

Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar “Perkuat Fungsi Kepala Sekolah Selaku Kamabigus Melalui Orientasi Kepramukaan”

 

Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat mulai gencar-gencarnya memprogramkan melaksanakan kegiatan Kursus Orientasi Kepramukaan yang di mulai tahun 2020 dan berlanjut untuk tahun 2021, yang pesertanya adalah para Kepala SMA/SMK/SLB secara bertahap perwilayah cabang dinas.

Untuk tahap awal, pelatihan ini digelar dalam wilayah Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Kabupaten Agam, diikuti oleh Kjepala SMA/SMK/SLB se-Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang, pada hari Sabtu 22 Agustus 2020 bertempat di The Balcone Hotel Padang Tujuh Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs. H. Nasrul Abit Selaku Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat dalam sambutan pembukaan oreintasi tersebut menekankan penting dan perlunya dilaksanakanya dan diikuti oleh Kamabigus SMA/SMK/SLB se-Sumatera Barat, dalam menggerakan kepramukaan di gugus depan (gudep) masing masing.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarda mengajak para Kepala Sekolah untuk bersama-sama dalam membina dan mempersiapkan karakter kaum muda milenial melalui kegiatan kepramukaan.

 

Bertindak sebagai narasumber dalam orientasi kepramukaan ini adalah Adib Alfikri,SE,M.SI Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, bersama 2 narasumber dari Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar, yaitu Firsta, SH, MM Wakil Ketua / Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) dan Candrianto, ST. M.Pd Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Daerah (Pusdiklatda).

Adib Alfikri dalam paparannya mengungkapkan bahwa kita semua sudah paham akan tugas pokok Gerakan Pramuka dalam menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa yang berkarakter agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggungjawab, mampu membina dan mengisi kemerdekaan serta membangun dunia yang lebih baik.

“Aturan tentang Gerakan Pramuka sudah jelas dan semua kita mengakui bahwa kegiatan kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler wajib yang harus dilaksanakan” sebut Kepala Dinas.

Lebih lanjut Kepala Dinas mengisyaratkan pindahnya pengelolaan pendidikan SMA/SMK/SLB ke provinsi, tidak serta merta lepas dari Kecamatan dan Kabupaten/Kota. Segera aktifkan kegiatan kepramukaan di sekolah atau gudep masing-masing, laksanakan koordinasi dan kerjasama dengan Kwarran dan Kwarcab, sekaligus menugaskan Kacabdin Wilayah Agam, Bukittinggi dan Padang Panjang untuk menjalin komunikasi dan koordinasi tersebut.

Bahkan pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas mengharapkan harus ada tindak lanjut dari kegiatan orientas ini, apakah dalam bentuk kegiatan bersama dan lain sebagainya, sekaligus memberikan kewenangan kepada Kacabdin untuk mengkoordinir dan menindaklanjutinya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Edwarsyah Ramli, S.Sos dalam laporannya menyebutkan bahwa orientasi bagi 100 orang Kepala SMA/SMK/SLB se-Sumatera Barat Tahap I ini dilaksanakan sejalan dengan peringatan Hari Pramuka Ke-59 Tahun 2020 Tingkat Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar.

Orientasi Kepramukaan ini bertujuan untuk membekali dan memperluas wawasan serta memperkuat fungsi Kepala Sekolah dalam pembinaan pramuka di sekolah atau gugus depan, yang merupakan garda terdepan dan ujung tombak pembinaan karakter kaum muda, khususnya Anggota Pramuka Penegak yang berpangkalan di SMA, SMK dan SLB, ungkap Edwarsyah.

(#KK*03.06.0002#).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...