Langsung ke konten utama

Puncak Peringatan Hapram Ke-59 Tingkat Sumbar “KETUA, WAKIL KETUA, ANDALAN DAN PELATIH PRAMUKA AGAM TERIMA LENCANA”

 


Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat pada Senin 24 Agustus 2020 menggelar Upacara Perinagatan Hari Pramuka (HAPRAM) Ke-59 Tahun 2020 Tingkat Sumatera Barat, dengan mempercayakan Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Agam selaku Tuan Rumah Penyelenggara.

Upacara Hapram Ke-59 ini dilaksanakan secara beriringan dengan kegiatan Orientasi Kepramukaan Bagi Kamabigus SMA/SMK/SLB Se-Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang pada tanggal 22 Agustus 2020 dan Rapt Kerja Daerah pada tanggal 23 Agustus 2020. Ketiga acara tersebut dipusatkan di The Balcone Hotel & Resort Padang Tujuh Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam.


Wakil Gubernur Sumatera Barat Selaku Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar kak Nasrul Abit, dalam sambutannya meminta seluruh anggota pramuka agar aktif ambil bagian dalam mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat. Baik ditingkat kwarda, kwarcab maupun kwarran, seluruhnya diminta mensosialisasikan kewaspadaan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Nasrul Abit.

 

Puncak acara peringatan Hapram Ke-59 ditandai dengan pemberian Tanda Penghargaan Orang Dewasa (TPOD), baik dari Kwartir Nasional maupun Kwartir Daerah Sumatera Barat, kepada Mabi, Pimpinan/Andalan, Pelatih dan Pembina Pramuka serta tokoh-tokloh yang berjasa dalam memajukan Gerakan Pramuka.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka memberikan penghargaan Lencana Jasa, yaitu LENCANA MELATI kepada Ketua Kwarcab 03 Gerakan Pramuka Kabupaten Agam kak Drs. H. Martias Wanto, MM dan LENCANA DARMA BAKTI kepada Wakil Ketua Kwarcab kak Khairul Koto, S.Sos, yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar Selaku Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar.

 

Lencana Melati yang diterima kak Martias Wanto, merupakan tanda penghargaan yang diberikan karena telah memberikan jasa dan pengabdian yang lebih besar bagi kepentingan kepramukaan.

 

Sedangkan Lencana Darma Bakti yang diterima kak Khairul Koto, merupakan tanda penghargaan yang diberikan karena telah menyumbangkan tenaga, pikiran, milik, dana dan fasilitas yang cukup besar, dan sangat membantu kelancaran kegiatan pembinaan dan pengembangan kepramukaan.

Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar dalam peringatan Hapram Ke-59 juga memberikan LENCANA PANCA WARSA, yaitu tanda penghargaan yang diberikan kepada anggota dewasa Gerakan Pramuka, sebagai penghargaan atas kesetiaannya kepada organisasi dan keaktifannya melakukan kegiatan orang dewasa Gerakan Pramuka selama lima tahun atau kelipatannya secara terus menerus.

 


Lencana Panca Warsa termasuk diberikan kepada Pengurus/Andalan dan Pelatih Pembina Pramuka Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Kabupaten Agam lainnya, namun SK penetapannya masih dalam proses penyelesaian oleh Kwarda 03 Sumbar, dan direncanakan akan diserahkan langsung oleh Ketua Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Agam.

 


Sementara kebijakan Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar untuk kak Khairul Koto yang akan menerima Lencana Panca Warsa VI (30 tahun), ditunda penyerahannya pada Tahun 2021 mengingat sudah memperoleh Lencana Darma Bakti tahun ini.

 

Dalam konteks inilah, Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Kabupaten Agam berharap untuk tahun-tahun yang akan datang, setiap Kwarran agar mengajukan usulan pemberian TPOD ke Kwarcab terhadap seseorang di dalam dan di luar Gerakan Pramuka, sebagai penghargaan atas: perilaku yang luhur, kesetiaan, keaktifan; jasa, karya, dan darma baktinya; serta keberanian yang luar biasa, yang dianggap cukup berguna bagi kepentingan dan perkembangan kepramukaan. Semoga  (#KK*03.06.0002#).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...