Langsung ke konten utama

Arzet,S.Pd Dt. Tan Bijo Ketua Mabi Gudep Unggul Sumbar Menjadi Ketua Kwarran Baso Terpilih



Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Baso sukses melaksanakan Musyawarah Ranting (MUSRAN) yang digelar bertepatan dengan Peringatan Hari Proklamasi Ke-75 Tahun 2020 tepatnya tanggal 17 Agustus 2020 yang lalu, bertempat di Aula Kantor Camat Baso.

Dengan semangat dan jiwa proklamasi tersebut, MUSRAN berhasil menyepakati dan/atau memutuskan Ketua Kwarran Baso Terpilih Masa Bakti 2020-2023 adalah Arzet, S.Pd Kepala SDN 05 Padang Tarok Kecamatan Baso Kabupaten Agam Sumatera Barat.

Kinerja Kamabigus yang juga ninik mamak bergelar Dt. Tan Bijo ini tak diragukan lagi karena sukses menghantarkan Pangkalan SDN 05 Padang Tarok sebagai 3 Besar Gugus Depan Unggul Tingkat Sumatera Barat Tahun 2019 sesuai Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Dirjen Dikdasmen Kemendikbud RI Nomor 1314/D@/KP/2019 tentang Penetapan Hasil Seleksi Portofolio (Penilaian Tahap I) Lomba Gugus Depan Ungguil dan Festival Penggalang Ceria, sehingga pada tanggal 5 Juli 2019 yang lalu petinggi Kemendikbud RI bersama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melakukan visitasi ke SDN 05 Padang Tarok.

Alhamdulillah, Pengurus Kwarran Baso tersebut telah dilantik secara resmi oleh Plt. Camat Baso Selaku Ketua Mabiran Baso pada hari Selasa tanggal 13 Oktober 2020 bertempat di Aula Kantor Camat Baso, sejalan dengan rangkaian kegiatan Kwarcab 0306 Agam dalam pelantikan 4 Pengurus Mabiran oleh Ketua Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Agam.

Ketua Kwarran Baso Arzet, S.Pd Dt. Tan Bijo dalam memutar roda organisasi diperkuat oleh Harmantoni, Chika Falda Pasaribu dan Anggy Soryo Widodo sebagai Ketua I, II, III, kemudian Adi Warman menjabat Sekretaris I dan Zul Fadhli Sekretaris II serta Asmida sebagai Bendahara.

Posisi Andalan Ranting Urusan Anggota Siaga Putra ditempati oleh Fikrul Hamdi, Faizal dan Daswir, sementara bagian Putri oleh Lestari, Devi Lola Sari, Aride Santi dan Irdawati. Urusan Penggalang dijabat oleh Edwin, Toto Sugiarto dan Sunarli  (Putra) serta Weni Oktafia, Emelia Sepriyani dan Misna (Putri). Lalu Urusan Penegak/Pandega Putra dijabat oleh Alim Saputra, Yotrisno dan Ardi, serta untuk Putri oleh Ria Purnama Sari dan Ridha Albiy Putri.

Sementara untuk Andalan Ranting Urusan Pembinaan Anggota Dewasa Putra ditugaskan kepada Awalil Fajri, Hendra Mayodi dan Rahmat Hidayat, serta untuk Putri oleh Rina Mala Putri, Elvi Yenni dan Rita Hayati. Khusus Urusan Saka diserahkan pada ahlinya yaitu Megawati, Arfahmi dan P.Siburian.

Selanjutnya, Andalan Ranting Urusan Keuangan Usaha Sarana dan Prasarana dijabat oleh Gusmita Dewi, Yenfenni, Hasnadelni dan Ritawati. Berikutnya posisi Andalan Ranting Urusan Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Masyarakat dijabat oileh Afikros, Eric Fisco dan Iqbal.

Dari komposisi dan personalia Pengurus Kwarran Baso di atas, kita yakin gerakan, gebrakan, geliat dan kinerja pengurus untuk tiga tahun mendatang sungguh sangat menjanjikan. Tak bakal terulang “Kontingen Jamnas X Agam Tanpa Duta Kwarran Baso”, semoga. (#03.06.0002) 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...