Langsung ke konten utama

Hasrizal Camat Palupuh Selaku Kamabiran Lantik Pengurus Kwarran 030604

Anggaran Dasar Gerakan Pramuka bahwa Kwartir Ranting (Kwarran) merupakan satuan organisasi pengelola Gerakan Pramuka yang mengoordinasikan gugus depan dan pangkalan satuan karya pramuka di satu wilayah kecamatan/distrik (Pasal 31), dan dalam Pasal 32 disebutkan bahwa kepengurusan Kwarran dipilih secara demokratis melalui Musyawarah Ranting (MUSRAN).

Dalam MUSRAN ini dipilih Ketua Kwarran dan dibentuk Tim Formatur guna menyusun dan mensyahkan kepengurusan Kwarran dalam berita acara yang ditandatangani oleh Tim Formatur. Kemudian ditetapkan dengan surat keputusan atau rekomendasi Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran). Pelantikan Pengurus Kwarran oleh Ketua Mabiran dilakukan sesudah dikukuhkan dengan Surat Keputusan (SK) Ketua Kwartir Cabang, sebagaimana ditegaskan dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) Gerakan Pramuka pada Pasal 53.

Hal inilah yang mendasari Camat Palupuh Hasrizal, S.STP Selaku Ketua Mabiran melantik Pengurus Kwarran 030604 Gerakan Pramuka Kecamatan Palupuh Masa Bakti 2018-2021 pada hari Selasa 13 Oktober 2020 bertempat di Aula Kantor Camat Palupuh Kabupaten Agam Sumatera Barat.

Pengurus Kwarran Palupuh yang dilantik tersebut merupakan hasil keputusan MUSRAN Gerakan Pramuka Kecamatan Palupuh pada tanggal 25 Juli 2018 dan belum dilantik kendatipun sudah dikukuhkan dengan SK Ketua Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Agam tertanggal 30 Juli 2018.

Sesuai dengan berjalannya waktu, muncul ide untuk penyempurnaan kepengurusan yang sudah di-SK-kan tersebut, termasuk adanya personil pengurus yang pindah tugas. Guna menindaklanjuti surat Camat Palupuh Nomor : 000/338/Umum/Bs/X/2020 tanggal 12 Oktober 2020,  maka Kwarcab 0306 merevisi kembali SK Pengurus Kwarran Palupuh yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Komposisi dan Personalia Pengurus Kwarran 030604 Gerakan Pramuka Kecamatan Palupuh Masa Bakti 2018-2021 dipimpin oleh Jonrinel sebagai Ketua Kwarran, diperkuat oleh  Mahyudanil, Aliwar, Sri Maizurrahmi Hexa, dan Firdaus (Waka I, II, III, IV). Sekretaris dijabat oleh Edwar serta Neni (Wasek I) dan Harry Febry (Wasek II), lalu Desi Musfita dipercaya sebagai Bendahara Kwarran.

Posisi Andalan Ranting Urusan Pembinaan dijabat oleh Rahmat Hidayat (Siaga Putra), Linora (Siaga Putri), Syahriual Tanjung (Penggalang Putra), Lisa Hardianti (Penggalang Putri), Lestario Nofianto (Penegak Putra), Zarniwati (Penegak Putri). Kemudian Walidul Irsyad (Anggota Dewasa Putra) dan Wasni (Anggota Dewasa Putri).

Selanjutnya untuk Saka dijabat oleh Ibnu Fajar Putera, Ade Sri Wahyuni dan Rizaldi Halim (Puskesmas), Hendi (Polsek) serta Nanang dan Rahmat (Koramil).

Sedangkan untuk Andalan Ranting Urusan Keuangan Sarana dan Prasarana ditugaskan kepada Suardi, Rinaldi Irwan, Alven Romiko dan Gufroni. Terakhir Urusan Pengabdian Masyarakat dan Humas dipelopori oleh Rolly Ferdian Pratama, Nong Rianto, Nofri Agus Partawijaya dan Zulkifli.

Itulah personil yang memperkuat kepengurusan Kwarran Palupuh, dengan tugas pokok tugas pokok memimpin dan mengendalikan organisasi dan kegiatan Gerakan Pramuka di wilayah Kecamatan Palupuh.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut kwarran berfungsi sebagai penanggungjawab penyelenggaraan manajemen kegiatan, baik operasional maupun administratif di tingkat kwarran, meliputi : Pembinaan Gudep dan Saka; Pengelolaan kegiatan kepramukaan bagi anggota muda dan anggota dewasa; Pengelolaan personil, logistik, keuangan, usaha dana dan aset milik kwarran serta pembinaan organisasi; dan Pengelolaan hubungan dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat (SK Kwarnas Nomor 224 Tahun 2007 tentang Jukran Organisasi dan Tata Kerja Kwartir Ranting Gerakan Pramuka).

Ayo kakak-kakak segera bangkit, maju terus dan semangat, sing-singkan lengan bajumu, bergerak memutar roda organisasi gerakan pramuka, “ lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali”, semoga. (#03.06.0002) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...