Langsung ke konten utama

Pelatihan Jurnalistik Pramuka 2021 Kwarcab Agam Berlanjut ke Praktik Lapangan

 


Pelatihan Jurnalistik Pramuka Tahun 2021 yang digelar oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Agam bersama PWI Kabupaten Agam ditutup secara resmi oleh Ketua Kwarcab Agam diwakili Wakil Ketua IV Selaku Ketua Bidang Organisasi Keuangan Usaha dan Pengabdian Masyarakat kak Khairul Koto pada Ahad (31/10).

 

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari di Sekretariat Kwarcab Agam Jalan gajah Mada No. 415 Lapau Talang Lubuk Basung, merupakan Pelatihan Tingkat Dasar diikuti oleh Anggota Muda Pramuka Penegak/Pandega dan Calon Pembina Muda Utusan Kwarran, Dewan Kerja dan Satuan Karya Pramuka.

Khairul Koto dalam acara penutupan menyampaikan bahwa pelatihan yang telah dilaksanakan selama dua hari Sabtu dan Ahad, merupakan Pelatihan Tahap I yang umumnya bersifat teori dan berlanjut ke Tahap II dalam bentuk Praktik Lapangan selama sebulan.

Lebih lanjut Khairul Koto menjelaskan, sebelum peserta dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Anggota Pers Pramuka Kwarcab Agam, terlebih dahulu harus membuat/menulis beberapa berita tentang kegiatan pramuka yang dilaksanakan di wilayah kerja masing-masing, lalu dikirim dan diedit, yang selanjutnya diterbitkan pada Website Resmi Kwarcab Agam.

Mursyidi selaku narasumber dan Ketua PWI Kabupaten Agam, menyarankan komposisi Redaksi Pers Pramuka Kwarcab terdiri dari Dewan Redaksi, Pemimpin Perusahaan, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab, Sekretaris Redaksi, Redaktur dan Koordinator Liputan. Sementara untuk Reporter adalah peserta pelatihan sesuai dengan wilayah kerjanya

 

Reporter wilayah Kwarran Lubuk Basung/Tanjung Mutiara adalah Rahmat Zainur, Hesti Ramadani dan Tarmadi Kusumo Hasri. Reporter Tilatang Kamang/Kamang Magek/ Palupuh adalah Febri Eka Saputra dan Gina Putri Widia Maisa. Reporter IV Koto Ilham Zhahri dan Febri Uchi Arianty serta reporter Malalak adalah Mellisa.

Sementara reporter Ampek Nagari oleh Andre Tri Yundra dan Selvina Armanza. Reporter Canduang yaitu Muhammad Yandra, Banuhampu/Sungai Pua oleh Hasanatul Awalliyah. Reporter Palembayan adalah Dian Permata Sari, sedangkan reporter Matur adalah Najwa Asy Syifa dan Elfira Ningsih

 Selanjutnya reporter Baso oleh Weni Oktafia serta reporter Ampek Angkek adalah Hafzhia Azizah dan terakhir reporter Tanjung Raya dipercayakan pada Fuji Lestari.

Diharapkan setelah melaksanakan Praktik Lapangan, menulis dan mengirim beberapa berita selama sebulan, setiap reporter akan dikukuhkan sebagai Reporter Pers Pramuka Kwarcab Agam, diberi ID Card, Rompi dan Topi.

Ketua PWI Kabupaten Agam Mursyidi turut bersyukur dan berterima kasih dengan suksesnya pelaksanaan Pelatihan Jurnalistik Pramuka Tahun 2021 ini, serta sangat setuju dan mendukung sepenuhnya pola pelatihan jurnalistik Tahap I dan Tahap II yang diterapkan oleh Kwarcab 0306 Gerakan Pramuka Kabupaten Agam. 

 

Materi Pelatihan Jurnalistik Pramuka Tahun 2021

I.      Materi Umum

1.      Kebijakan Kwarnas Gerakan Pramuka di Medsos

 

2.     Penjelasan Penyelenggaraan Pelatihan

 

3.     Keterbukaan Inormasi Publik (KIP)

II.   Materi Pokok

1.      Kode Etik Jurnalistik

 

2.     Kode Etik Jurnalistik (Lanjutan)

 

3.     Bahasa Indonesia Jurnalistik

 

4.     Menggali Ide Berita dan teknik Reportase Wawancara

 

5.     Teknik Penulisan Berita

 

6.     Editing/penyuntingan Naskah

 

7.     Foto Jurnalistik

 

8.     Jurnalistik Online

 

9.     Praktek Lapangan (menulis dan mengirim beberapa berita selama se bulan)

III.Materi Penunjang

1.      Pembukaan dan Penutupan dan Manajemen

 

2.     Pembelajaran Perilaku Kepemimpinan dan Manajemen

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...