Langsung ke konten utama

Penegak Bantara MAN 4 Agam Dampingi Pramuka Penggalang MTsN 11 Agam Latihan Pionering

Anggota Pramuka Penggalang Gudep Pangkalan MTsN 11 Agam, melaksanakan latihan pionering bersama Penegak Bantara dari MAN 4 Agam, Sabtu (29/1). Usai pemaparan materi, anggota Pramuka Penggalang langsung mempraktikkan di lapangan MTsN 11 Agam. 

80 orang Pramuka Penggalang yang hadir, diantaranya 22 orang kelas Vlll yang OSIM  dan 58 orang kelas Vll. Sedangkan anggota Pramuka Penegak Bantara yang mendampingi latihan ada 11 orang, diantaranya Ivan Saputra, Dori Irawan, Nofrizal Sapitra, Zahrah Khalilullah, Fuji Lestari, Siti Fadhilah Azzahra, Siti Fauziatul Hasanah, Dhya Ul Adzkia, Olivia Zalmi Putri,  Salsa Arnisma Rahmadhani dan Nabila Febri Handayani.

Pukul 13.30 WIB latihan pramuka dimulai, anggota Pramuka Penggalang MTsN 11 Agam dan beberapa Penegak Bantara dari MAN 4 Agam sudah stand by di lapangan. "Walaupun tidak semua adik-adik mahir dalam PBB, tapi usahakan mahir dalam pionering. Karena, disinilah adik-adik akan menemukan skillnya masing-masing", ulas Irsyad selaku Pembina Pramuka MTsN 11 Agam.

Bantara yang telah dibagi, membimbing dan mengajarkan Pramuka Penggalang mengenai pionering. Mulai dari  simpul pangkal dan jangkar sampai kepada ikatan canggah. Terlihat anggota Penggalang cukup mahir dan pandai. Selanjutnya kakak Penegak Bantara melanjutkan dengan materi lain, yaitu cara membuat tandu. Tidak membutuhkan waktu yang lama, anggota Pramuka Penggalang yang mengikuti langsung paham cara membuat tandu. 

Latihan pionering berlangsung dengan lancar yang diselipkan canda dan gurauan. Kehadiran Penegak Bantara dari MAN 4 Agam sebagai bukti menjaga hubungan silaturrahim dengan anggota Pramuka Penggalang Gudep Pangkalan MTsN 11 Agam. (Fuji Lestari).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...