Langsung ke konten utama

DKC Agam Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Tingkat Provinsi di Lubuk Basung

Lubuk Basung, (Pusinfo perskwarcabagam) - Sebanyak 2 orang anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) Agam mengikuti Pelatihan Kepemimpinan bagi Pramuka Penegak dan Pandega tingkat provinsi selama 4 hari (12-15 Juli) di Hotel Sakura Syari'ah Lubuk Basung.

Dua orang anggota DKC tersebut adalah Andre Tri Yundra selaku ketua bidang kegiatan Pramuka  dan Vinky Vinanda selaku anggota bidang kajian pramuka.

Demikian disampaikan Vinky Vinanda sebagai peserta pelatihan saat diwawancarai waktu penutupan.

"Saya senang sekali bisa  mengikuti pelatihan ini, di sini saya bisa bertemu dengan narasumber yang hebat dan mendapatkan ilmu ilmu yang bermanfaat.di sini saya juga mendapatkan teman teman baru dan juga pengalaman yang luar biasa,"katanya.

Dia juga berpesan untuk peserta yang lain jangan mudah menyerah dalam memperjuangkan kebaikan dan jangan termudah termakan emosianal yang berlebih saat bermusyawarah"katanya

Adapun peserta dari pelatihan yang masuk ke angkatan dua  gelombang. Dua anggota penegak dan pandega utusan dari DKC Agam dan masing masing kwartir ranting yang ada di Kabupaten Agam.

Dari daftar jadwal materi selama pelatihan peserta yang berkekuatan 30 orang yang masuk dalam gelombang kedua dengan pemberian materi  narasumber dari Dispora Sumbar, Disparpora Kabupaten Agam, dari UIN padang dan dari Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar.(Andre Tri Yundra).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...