Langsung ke konten utama

FesDaMa Tahun 2022: Disdikbud Agam Gelar Kemah Bakti dan Napak Tilas Buya Hamka Diikuti 500 Peserta



Disdikbud Agam Gelar Kemah Bakti dan Napak Tilas Buya Hamka Diikuti 500 Peserta


Maninjau, (Pusinfo-Perskwarcabagam) - Memeriahkan Festival Danau Maninjau (FesDaMa) tahun 2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengisi kegiatan dengan Kemah Bakti dan Napak Tilas5 Buya Hamka pada tanggal 1 sampai 25 Agustus mendatang.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lKabupaten Agam, Drs. Isra M.Pd didampingi Kabid Kebudayaan Jufri, M.Pd saat dihubungi Senin (25/7) di ruang kerjanya di Lubukbasung.

Fesdama tahun 2022 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan anak nagari dan juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan turut mengisi memeriahkan acara tersebut dengan Kemah bakti dan napak tilas buya Hamka.

Sesuai surat yang diedarkan ke sekolah dimana sebanyak 16 sekolah SMP se Agam akan ikut berpartisipasi memeriahkan Festival Danau Maninjau tahun 2022 yang dipusatkan di bumi perkemahan Sungai Batang kematan Tanjung Raya.

Rangkaian acara yang dilaksanakan adalah selama kemah bakti dan napak tilas jejak buya Hamka akan diikuti 500 orang peserta berasal dari 16 sekolah SMP Piloting Implementasi Motto Pendidikan Agam Cakap di kabupaten Agam.

Tujuan dilaksanakan kemah bakti dan napak tilas buya Hamka berikut.
a. Mengenalkan kembali sosok Buya Hamka kepada generasi muda khususnya siswa/i SMP Piloting Implementasi Motto Pendidikan Agam Cakap di Kabupaten Agam;

b. Agar generasi muda dapat meneladani Tokoh Buya Hamka;

c. Menumbuhkembangkan karakter bangsa yang besar dengan spirit kepahlawanan disetiap diri siswa/i di Kabupaten Agam;

d. Meningkatkan kreativitas, inovasi dan kreasi para siswa/i se-Kabupaten Agam;

e. Tertanamnya nilai-nilai kepahlawanan dalam bentuk semangat pantang menyerah, menjunjung tinggi nilai solidaritas serta sportivitas;

f. Memberikan pemahaman terkait perjalanan hidup sosok Buya Hamka.

Adapun tema kegiatan adalah 
“Dengan Adanya Kemah Bakti Napak Tilas Buya Hamka, dapat Mengenang Kembali Sosok Buya Hamka”

Kabid Kebudayaan Disdikbud Agam Jufri, M.Pd menyebutkan kegiatan kemah bakti tanggal 1 Agustus peserta hadir dan langsung lomba khutbah jum'at 1 orang persekolah dan lomba da'i cilik tahfidz juz 30 dengan peaerta 1 orang.

Hari kedua tanggal 2 Agustus peserta mengikuti lomba gerak jalan napak tilas buya Hamka dengan rute kisah perjalanan Buya Hamka, start dari lapangan Sungai Batang dengan melewati 3 pos di seputaran museum buya Hamka dan finish di museum.

Selain napak tilas, peserta yang lain juga mengunjungi museum buya Hamka ikut membaca dan meringkas hasil bacaan yang dituliskan dalam bentuk tulisan yang nantinya bisa dibaca oleh orang lain.

Fesdama 2022 juga diisi dengan penampilan tambua tansa masing-masing kontingen dan malamnya pemutaran film dokumenter. 

Kegitan FestDaMa 2022 ini kemeriahannya dibantu anggota KPGH Tanjung Raya, unsur kwarcab Agam, LKAAM Agam, Mahasiswa Unand yang sedang praktek lapangan dan tokoh masyarakat lainnya, ungkap Jufri.
Sementara itu pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam melaksanakan lomba pasambahan adat tingkat umum se kabupaten Agam pada tanggal 28 Juli 2022 bertempat di objek wisata Linggai Park diikuti oleh 160 peserta dengan judul pasambahan adat "maanta marapulai" 

Kegiatan ini dalam rangka melaksanakan program unggulan bupati Agam dalam bidang adat budaya  sesuai dengan visi misi, melestarikan kehidupan masyarakat yang berlandaskan adat basandi syarak syarak basandi kitabulah, tambah Jufri.

Semua mata lomba pihak panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi peserta dan piagam penghargaan. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...