Langsung ke konten utama

Kepala SMAN 1 Tanjung Raya: Latihan Pramuka Sebagai Ekstrakurikuler Wajib Jadikan Siswa Mandiri Sekaligus Membentuk Karakter.

Gudep 08.105/08.106 SMAN 1 Tanjung Raya Latihan Pramuka Sebagai Ekstrakurikuler Wajib 


Maninjau, (Perskwarcabagam) - Sebanyak 207 orang siswa kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Raya kabupaten Agam mengikuti latihan pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib, setiap Kamis sore di kampus SMANTARA Maninjau.

Kepala Sekolah Zulkifli, S.Pd., M.Pd. selaku Kamabigus SMA Negeri 1 Tanjung Raya kabupaten Agam ingatkan para siswa yang mengikuti kagiatan latihan pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib menjadikan siswa lebih mandiri dan menambah pengetahuan dan keterampilan sekaligus membentuk karakter.
   Kamabigus Gudep 08.105/08.106 
                Zulkifli S.Pd.M.Pd

Demikian diungkapkan Zulkifli saat dikunjungi selesai mengikuti latihan pramuka bagi siswa kelas XI, Sabtu (23/7) di Maninjau.

Diberikannya pembekalan kepada siswa latihan kepramukaan yang cukup bermanfaat di sekolah dan kegiatan Pramuka bagi siswa selain menjadikan siswa lebih mandiri, juga menjadikan siswa yang berdisiplin dan bertanggung jawab, kata Zulkifli.

Siswa dan generasi muda yang ikut serta berkegiatan selain diberikan oleh pembina pramuka yang telah mahir juga dihadiri seluruh wali kelas dan pengurus OSIS turut membantu kelancaran latihan.
         Pengurus OSIS SMANTARA

Melalui latihan pramuka juga untuk membentuk generasi muda cerdas dan berimtaq, akhirnya karakter kita akan bagus, kata Zulkifli.

Kepala sekolah juga mengucapkan terimakasih kepada pelatih kwarcab Agam yang turun membina gugus depan. Dengan harapan latihan pramuka belajar untuk lebih dekat dan mencintai alam. Melalui pramuka belajar berorganisasi dan bekerja sama. Meningkatkan Kepedulian sosial, serta meningkatkan Keberanian, Kepemimpinan, dan Ketrampilan, ungkap kepsek Zulkifli.
Hadir membina pramuka ambalan penegak Gudep 08.105/08.106 SMA Negeri 1 Tanjung Raya Lidiya Ningsih, selaku guru olahraga yang sudah memiliki sertifikat mahir dibantu oleh pelatih pembina Kwarcab Agam Yunaidi.S, sekaligus melatih para calon pembantu pembina dari wali kelas X SMA Tanjung Raya yang hadir.

Pembina Gudep Lidya Ningsih dalam sepatah kata kegiatan latihan pramuka di SMA Negeri 1 Tanjung Raya memperkenalkan para siswa kelas X sebanyak 207 orang didampingi wali kelas dan kak Junaedi sebagai pembantu pembina.

Saat membuka latihan Zulkifli selaku Kamabigus memberikan arahan dan memperkenalkan pembina yang akan melatih di gudep SMA Negeri 1 Tanjung Raya.

Pelatihan dimulai dengan membentuk kelompok yang diatur dalam Sangga kerja sebanyak 10 kelompok Sangga putra dan 16 Sangga putri. Pelatihan selesai dilanjutkan latihan minggu berikutnya. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...