Langsung ke konten utama

4 Orang Penegak Bantara MAN 4 Agam Dilantik pada Gelombang Ketiga

Sebanyak 4 orang penegak Bantara Gudep 09.111-09.112, Ambalan Buya Hamka & Rasuna Said, Pangkalan MAN 4 Agam resmi dilantik pada 7 Oktober 2022 di lapangan MAN 4 Agam. Tepatnya, dilaksanakan setelah apel penutupan pelatihan Pramuka, yang disaksikan oleh seluruh anggota Pramuka MAN 4 Agam. Pelantikan ini merupakan gelombang ketiga di angkatan 14 Pramuka MAN 4 Agam setelah pelantikan gelombang kedua pada 10 September 2022.

"Selamat kepada adik-adik yang telah dilantik menjadi penegak Bantara MAN 4 Agam. Semoga dapat menjadikan Pramuka MAN 4 Agam ini menjadi lebih baik kedepannya. Pemasangan sendiri tanda jabatan itu menandakan bahwa mampu atau tidaknya adik-adik menjalankan amanah yang diberikan", ucap Darmansyah dalam amanatnya sebagai pembina upacara pelantikan penegak Bantara.

Pembina juga menjelaskan bahwa berpegang teguh kepada Trisatya dan Dasa Dharma yang sebagai kode etik Pramuka.

Pelantikan Penegak Bantara ini sebelumnya sudah direncanakan oleh pembina dan anggota Pramuka angkatan 13. Mereka yang dilantik pada gelombang ketiga ini mendapat pradikat baik dan dipandang mampu menjadi Penegak Bantara. 4 orang. Penegak Bantara yang dilantik tersebut adalah, Azani Miranda, Anisya Danatasya, Syahratul Aini dan Suci Hayati. Dilantiknya 4 Penegak Bantara ini menjadi momen yang tidak terlupakan bagi mereka yang telah menjalankan proses selama menjadi Calon Bantara (Caba) di MAN 4 Agam.

"Selamat kepada adik-adik yang telah terlantik dan menyandang tanggung jawab sebagai penegak Bantara. Semoga dapat menjalankan tanggung jawab dan amanah yang diberikan, juga dapat memberikan hal yang terbaik untuk Pramuka MAN 4 Agam ini kedepannya", ujar Nofrizal Sapitra selaku pradana dalam amanatnya saat briefing. (Fuji Lestari).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...