Langsung ke konten utama

"Generasi Baru" Pramuka MAN 4 Agam Hadirkan Calon Bantara Baru Setelah Pelaksanaan Hiking

Jum'at (21/10), Calon Bantara (Caba) merupakan tamu Ambalan Pramuka MAN 4 Agam yang dulunya masih berstatus sebagai Peserta. Namun, setelah melalui tahapan sampai pengukuhan kacu, mereka sudah dipandang mampu untuk melalui proses. Sehingganya Bantara membuka pendaftaran Caba baru untuk tahun pelajaran 2022/2023.

Dari jumlah peserta tamu Ambalan Pramuka MAN 4 Agam, yang mendaftarkan diri menjadi anggota Caba berjumlah 36 orang. Sedangkan yang tidak mendaftarkan menjadi Caba, tetap dibarisan peserta. Karena, kelas X wajib mengikuti ekstrakulikuler Pramuka yang telah ditetapkan. Mereka yang mendaftar Caba sudah resmi menjadi anggota Caba dan dipisahkan barisannya dengan peserta.

Pada pertemuaan pertama ini, Bantara yang mengambil alih Caba mengumpulkannya di dalam satu ruangan dan memulainya dengan perkenalan, juga memastikan bahwa untuk menjadi Caba ini haruslah dari hati, tidak bermain-main. "Untuk menjadi anggota Caba, haruslah dari hati tidak ada paksaan atau ikut-ikutan teman, karena yang menjalankan proses ini adalah adik-adik sendiri," ujar Siti Fauziatul Hasanah sebagai Pradani saat mengambil alih Caba. 

Ia juga mengucapkan peraturan apa saja yang tidak boleh dilanggar oleh Caba, serta pemakaian atribut yang benar dan banyak lagi yang disampaikan dari Bantara sebagai awal pertemuan ini.

Hadirnya Caba baru ini menandakan adanya generasi baru yang dapat melanjutkan tongkat estafet Pramuka MAN 4 Agam.

 "Selamat kepada adik-adik yang telah bergabung dibarisan Caba ini. Semoga kedepannya nanti dapat melanjutkan tongkat estafet Pramuka MAN 4 Agam ini lebih baik lagi", kata Salwatul Aisy dalam amanatnya saat apel pembukaan pelatihan Pramuka. (Fuji Lestari).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...