Langsung ke konten utama

Bawaslu Agam Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Bagi Anggota Pramuka Saka Adhyasta Pemilu Kwarcab Agam


Agam, (Pusinfokwarcabagam) 

Satuan Karya Pramuka (Saka) Adhyasta Pemilu Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Agam menyelenggarakan Sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif dengan tema Saka Adhyasta Pemilu dilaksanalan Rabu (16/11) di Lubukbasung.

Demikian disampaikan Wakil Ketua IV Khairul Koto, yang juga Kepala Sekretariat Kwarcab Agam saat dihubungi melalui telepon selulernya Senin (14/11) dari Lubukbasung.

Disebutkan Khairul Koto bahwa pihak Bawaslu Agam  diwakili 2 orang  Komisioner Bawaslu yang juga Majelis Pimbimbing Satuan Karya Pramuka (Mabisaka) Adhyasta Pemilu yelah melakukan kunjungan ke Sekretariat Kwarcab Agam di Lapau Talang Lubukbasung dengan misi yang sama menyampaikan surat pelaksanaan sosialisasi dengan peserta Anggota Pramuka Saka Adhyasta Pemilu kecamatan dan pengurus.

Mabisaka Adhyasta Pemilu Kwarcab Agam Okta Mulia, menyebutkan bahwa sesuai hasil rapat pleno di Bawaslu disepakati kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif dengan tema "Saka Adhyasta Pemilu" digelar pada hari Rabu (16/11) di Hotel Sakura Syariah Lubukbasung.

Disebutkan Okta Muhlia sesuai hasil RT rapat terkait dengan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif dengan menghadirkan Peserta Kwarcab, Kwarran, Pincab Saka, Anggota/Calon Anggota Saka dan pengurus Saka Adhyasta Pemilu kecamatan sebanyak 3 orang.


Ketua Bawaslu Agam Elvys ST saat dihubungi juga mengatakan bertindak sebagai Nara Sumber : Malse Yulivestra (Akademisi): Pengawasan Partisipatif Dalam Pemilu. Khairul Koto (Praktisi) : Pembentukan Kesakaan (Saka Adhyasta Pemilu). Bawaslu Provinsi/Bawaslu Kabupaten Agam:  Pengembangan Pengawasan Partisipatif (Saka Adhyasta Pemilu) dan juga diharapkan kehadiran Bawaslu Provinsi Muhamad Khadafi, S.Kom dan dari Bawaslu Agam Okta Muhlia, SE, M.Si, kata Elvys. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...