Langsung ke konten utama

MTsN 7 Agam Gelar Hiking di Kapalo Banda Taram


Kapalo Banda, Taram - Gugus Depan 15.045 dan 15.046 MTsN 7 Agam laksanakan Hiking dalam rangka pengukuhan Pramuka Penggalang dan kenaikan tingkat pada selasa (08/11) di Kapalo Banda Taram, Lima Puluh Kota yang di ikuti oleh 298 orang anggota Pramuka dan didampingi oleh kurang lebih 45 Guru dan Pembina Pramuka  MTsN 7 Agam.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kecintaan terhadap alam dan kasih sayang sesama manusia serta menjadikan anggota pramuka yang lebih tangguh, kuat mental, fisik dan bertanggungjawab dalam kehidupan sehari-hari.

Anggota Pramuka dilepas dari Gugus depan menuju Kapalo Banda Taram mengguna truk dan sesampaianya disana mereka dikumpulkan perregu dan berjalan menuju posko-posko yang sudah dibentuk oleh Panitia Hiking. Acara terakhir kembali kelapangan utama untuk upacara.

Kepala sekolah selaku Kamabigus Salman S.Ag dalam amanat beliau menyampaiakan kepada seluruh anggota pramuka MTsN 7 Agam bahwa " kita harus siap ditempa untuk menjadi anggota pramuka sesungguhnya tidak boleh cengeng. Harus bertanggungjawab, tulus dan ikhlas berbakti. Harus memiliki inisiatif untuk dirinya dan lingkungan sekitar yang bisa berguna untuk kedepannya. Ada sebuah peribahasa "pai sabalum disuruah baranti sabalum ditagah" begitulah hendaknya seorang pramuka, ujar Kamabigus."
Semoga Gerakan Pramuka MTsN 7 Agam kedepannya lebih baik dan lebih giat lagi dalam berkegiatan dan menciptakan anggota yang berguna dimana pun dan bagi banyak orang dikemudian hari. (Weni)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...