Langsung ke konten utama

Pusdiklatcab – Korp Pelatih Kwarcab Agam Gelar Rapat Evaluasi dan Sinkronisasi di Lesehan Ghina

 


Ngarai Sianok IV Koto (Pusinfo Pers Kwarcab Agam), Setelah terasa lama tidak berkumpul dan bertemu bertatap muka, Pengurus Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Tali Tigo Sapilin bersama Korp Pelatih  melaksanakan Rapat Evaluasi dan Sinkronisasi pada Selasa (22/11) di Lesehan Ghina Jalan Binuang Ngarai Sianok Nagari  Sianok Anam Suku Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam.


Rapat yang inisiatif bersama dan mandiri dilaksanakan setelah makan bersama, dibuka langsung oleh Kepala Pusdiklatcab Agam H. Irzal, S.Pd, dilanjutkan dengan penyampaian oleh-oleh pengetahuan, pengalaman dan aktifitas yang dierima selama mengikui Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjut (KPL).


Dari 4 orang anggota Korp Pelatih Kwarcab Agam yang telah mengikuti KPL di Kwarda – Pusdiklatda Lampung pada akhir Maret yang lalu, 2 orang hadir dalam rapat, yaitu Andry Kesuma dan Deswati, yang tidak hadir Murnialis, sementara Yunaidi S berhalangan hadir karena sedang melakukan umrah.


Materi yang disampaikan Andry Kesuma dan Deswati diramu dengan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan, lalu disinkronisasikan dengan tugas pokok dan fungsi Pusdiklatcab bersama Korp Pelatih.


Dari rumusan hasil evaluasi dan sinkronisasi, untuk pelaksanaan kegiatan diklat (KMD/KML/KPD) ke depannya, disepakati standar minimal kebutuhan Tim Pelatih 3 (tiga) orang dan Pelatih Pendamping 3 (tiga) orang dengan jumlah peserta diklat berjumlah 32 sampai 40 orang, khusus untuk pelaksanaan kursus yang bersifat mandiri.


Sementara ketentuan yang ditetapkan Kwarnas untuk 1 (satu) kelas berjumlah 32 s.d 40 orang, dengan komposisi Tim Pelatih 6 (enam) orang dan Pelatih Pendamping 4 (empat) orang, sebut Khairul Koto, Anggota Korp Pelatih yang juga Wakil Ketua Kwarcab Agam.


Lebih lanjut disepakati, Pimpinan Kursus tetap berijazah KPL dan melaksanakan rapat khusus sebelum pelaksanaan diklat, dalam rangka pembagian tugas sebagai Pimpinan Kursus, Tim Pelatih dan Tim Pelatih Pendamping, termasuk penetapan jadwal dan penyusunan skenario diklat.


Untuk menyamakan persepsi dan dengan bertambahnya jumlah anggota Korp Pelatih, peserta rapat berharap dan mengusulkan kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Agam untuk tahun 2023 merencanakan/memprogramkan kegiatan Kursus Pengelola Pusdiklat.


Kapusdiklatcab sebelum menutup rapat sangat berharap dan mengajak setiap Pengurus Pusdiklatcab dan Korp Pelatih agar selalu menjalin komunikasi, saling berinteraksi, saling berbagi informasi dan solusi serta selalu mengikuti perkembangan kegiatan kepramukaan dalam konteks diklat. (#KK-03.06.0002)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...