Langsung ke konten utama

Saka Adhyasta Pemilu Sudah Terbentuk, Okta Muhlia Apresiasi Kwartir Ranting Pramuka Matur

Saka Adhyasta Pemilu Sudah Terbentuk, Okta Muhlia Apresiasi Kwartir Ranting Pramuka Matur 
 
         Okta Muhlia SE., M.Si.
  Koordinator Divisi Pencegahan, 
     Partisipasi Masyarakat, dan 
     Humas Bawaslu Kab. Agam
    

Matur, (Pusinfo Perskwarcabagam) - Bawaslu Kabupaten Agam hadiri kegiat pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Ranting, dan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Matur, dihadiri Ketua Harian Kwarcab Agam Ir.H.Jetson, MT, Selasa (13/12) di Aula Kantor Camat Matur.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Agam, Okta Muhlia SE., M.Si. turut hadir dalam acara pelantikan bersama 2 orang staf sekretariat diberi kesempatan mensosialisasikan pengawasan partisipatif Pemilu terhadap kelompok pramuka di Kecamatan Matur.

Okta Muhlia dalam sosialisasinya memberikan apresiasi kepada kwarran Matur, dimana Kwarran Matur pertama kali membentuk Saka Adhyasta Pemilu di Kabupaten Agam. Bawaslu Agam juga mengapresiasi kerjasama Kwarcab dengan Bawaslu yang selalu memberikan ruang untuk memasifkan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif di lingkungan Kwarcab gerakan pramuka Agam, kata Okta Muhlia.
Bawaslu melihat potensi yang besar dalam kepramukaan ini, anggota pramuka memiliki karakter yang percaya diri, inovatif, kreatif, dan mudah bergaul. Hal ini sejalan dengan semangat pengawasan partisipatif yang dikembangkan bawaslu, ungkap Okta Muhlia.

Pramuka bisa menjadi suri tauladan dalam menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan peran masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. “Partisipasi masyarakat merupakan poin penting dalam Pemilu, karena Pemilu ini adalah pestanya Rakyat. Ibarat pesta, Bawaslu, KPU, dan DKPP (penyelenggara Pemilu) layaknya pramusaji atau event organizer yang menyiapkan pesta. 

Sedangkan pemilik pesta dan yang menikmati pesta adalah rakyat itu sendiri”. Sekaligus mengajak peserta untuk kritis dalam mewujudkan Pemilu yang Demokratis, ujar Okta Muhlia.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan Saka Adhyasta Pemilu dapat memaksimalkan perannya dalam pengawasan Pemilu, terlebih untuk Pemilu Tahun 2024 mendatang.

Tantangan ke depan makin berat, tapi semuanya akan bisa kita lewati, jika semua pihak mampu melaksanakan perannya masing-masing. Bersama Saka Adhyasta Pemilu kita wujudkan Pemilu yang demokratis, kata Okta Mulia
Hadir dalam pelantikan Mabiran dan Kwaran serta sosialisasi pengawasan partisipatif Pemilu terhadap kelompok pramuka di Matur, Kakwarcab Agam Ir.H. Jetson, MT,  Camat Matur Subchan bersama Forkopimca Matur, Korps Pelatih Kwarcab Agam, perwakilan dari pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Agam Yunaidi. S,M.Pd. Walinagari se kecamatan Matur sebagai anggota Mabiran. KUK Matur Erisnal, Kamabigus se Kwaran Matur dan unsur Bawaslu Agam serta pengurus kwaran terpilih. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...