Langsung ke konten utama

Sebanyak 97 orang Peserta KMD PPM Diniyyah Pasia Ikuti Praktek Praktek Lapangan Dengan Berkemah Di Buper Harau

Sebanyak 97 orang Peserta KMD PPM Diniyyah Pasia Ikuti Praktek Praktek Lapangan Dengan Berkemah Di Buper Harau

     Peserta KMD Diniyyah Pasia
 Ikuti Praktek Praktek Lapangan Dengan Berkemah Di Buper Harau


Ampek Angkek, (Pusinfo Perskwarcabagam) - Sebanyak 97 orang Pramuka Penegak Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia kecamatan Ampek Angkek melakukan praktek lapangan pelaksanaan Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) selama tiga hari di Bumi Perkemahan Harau.

Dilaksanakannya perkemahan sebagai praktek lapangan peserta KMD berkekuatan 97 orang, berlangsung 3 hari (19-21/12) diikuti 13 pelatih kwarcab Agam dan panitia KMD PPM Diniyyah Pasia dan beberapa pembina pendamping lainnya dari pondok.

Demikian disampaikan Kak Maldison,M.Pd selaku Pembina gudep Diniyyah Pasia sekaligus Pelatih pendamping KMD Diniyyah Pasia, selesai upacara penutupan latihan KMD Minggu (18/12) sore di kampus Diniyyah Pasia.
Disebutkan Maldison bahwa KMD di Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia setiap tahun Kita laksanakan. Setelah diberikan tiori dan praktek didalam ruangan, selanjutnya kepada seluruh peserta diminta dapat menampilkan sebagai simulasi kegiatan latihan kepada teman-teman sejawat. 
Pimpinan kursus putri kak Andry Kesuma dan Pinsus Putra kak Yunaidi.S, mengatakan, selama perkemahan peserta KMD juga diberikan cara pengujian SKU dan penerapannya, Ragam pertemuan, renungan seorang penegak, test akhir, forum penegak dan api unggun. 

Disebutkan Pinsus Putra selain memori jangka panjang, berkemah juga mampu memupuk rasa percaya diri. Stimulan pada rasa percaya diri ini pun menjadi bekal penting untuk menumbuhkan sikap kemandirian pada peserta kursus. Selain itu berkemah mengenalkan lebih jauh tentang tanggung jawab dan problem solving. Demikian ditambahkan Andry. (Yun.s)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...