Langsung ke konten utama

Sri Wahyuni Pramuka Penegak SMAN 1 Banuhampu Utusan Kwarcab Agam Ikuti Kemah Bela Negara di Bengkulu

Sri Wahyuni Pramuka Penegak SMAN 1 Banuhampu Utusan Kwarcab Agam Ikuti Kemah Bela Negara di Bengkulu



Banuhampu, (Pusinfo Perskwarcabagam) - Sri Wahyuni Anggota Pramuka Penegak SMA Negeri 1 Banuhampu mengikuti Kemah Bela Negara (KBN) berlangsung tanggal 15-22 Desember 2022 di Bengkulu.

Demikian disampaikan Kepala sekolah selaku Kamabigus SMN 1 Banuhampu, saat dimintai keterangan melalui telepon seluler dan pesan singkat WatsApp, Kamis (15/12) dari Banuhampu.

Terpilihnya Sri Wahyuni setelah mengikuti beberapa proses seleksi ditingkat kwartir cabang. maka terpilih sebagai peserta KBN, dimana dari Kwarcab Agam Roni Rifandra,  (SMKN 1 Lubukbasung).

Pada saat pelepasan Rabu (14/12) dihadiri oleh Kacabdin 
Kasi SMA Padrizal,SE, dimana beliau berpesan agar selalu berpegang teguh pada sila pertama dalam pancasila dan tetap mempodomani adat istiadat selaku putri minang, kata Supardi.
Supardi juga mengungkapkan rasa bangga sekali terpilihnya Sri Wahyuni Pramuka penegak SMAN 1 Banuhampu menjadi utusan dan duta Sumbar untuk berangkat KBN di Bengkulu.

Kepada duta Agam diharapkan dapat menjaga diri disana dan mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh panitia. Keberangkatan peserta KBN ke Kwarda Sumbar di Padang diantar langsung oleh pembina kak Andry Kesuma kak Tri Handayani, dimana peserta akan mengikuti pembekalan selama satu hari di kwarda Sumbar sebelum bergerak ke Bengkulu 


Andry Kesuma menambahkan bahwa duta Pramuka Agam mengikuti KBN sebanyak 2 orang dan bergabung dengan anggota KBN lainnya berkekuatan 34 orang termasuk Pinpinan kontingen 2 orang dan pembina pendamping 4 orang, yang berlangsung dari tanggal 15 - 22 Desember 2022 mendatang. Demikian ditambahkan Andry Kesuma. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...