Langsung ke konten utama

Peserta Jamran Kwaran Malalak Mendapat Pengetahuan Praktis Terkait Pemadam Kebakaran

 Peserta Jamran Kwaran Malalak Mendapat Pengetahuan Praktis Terkait Pemadam Kebakaran


Malalak, Pusinfo Kwarcabagam -
Hampir 500 anggota Pramuka se kwartir ranting Malalak dan warga masyarakat mendapat pencerahan terkait pemadam kebakaran, dari tim damkar Pos Sungai Tanang, Sabtu (18/2) saat kegiatan jambore ranting di lapangan SMPN 1 Malalak.

Pengalaman dan pengetahuan praktis pemadam api bagi anggota Pramuka sangat diperlukan, mengingat anggota muda dan anggota dewasa biasanya cepat tanggap dengan kejadian disekitar mereka.

Demikian diungkapkan oleh Danru Rino Aditya saat memberikan arahan pengetahuan praktis terkait pemadam kebakaran, sosialisasi dan simulasi pemadaman serta mengetahui peralatan yang digunakan tim damkar saat beroperasi di lapangan.

Ketua kwartir ranting Malalak Ali Imran menyebutkan bahwa pengetahuan dan keterampilan serta apa saja tugas tim damkar perlu disosialisasikan dan disimulasikan kepada anggota pramuka, sekaligus mensimukasikan bagaimana mencegah tidak terjadinya kebakaran yang meluas 

Adapun tim yang turun dari Damkar posko Sungai Tanang adalah Rino Aditya, Anton, Arsil, Mairizo dan Yurnaldi, sekaligus mempraktekkan cara memadamkan api kecil dan pemakaian kompor gas bila terjadi kebocoran.

Pada kesempatan itu sosialisasi dan beberapa rangkaian kegiatan dihadiri Kapusdiklatcab Agam H.Irzal, bersama korps pelatih kwarcab Agam dan anggota Mabi lainnya dalam 

Kegiatan Jamran selain lomba Pionering, PBB, Yel-Yel, MTQ, tapak perkemahan, permainan besar dan lainnya juga dilakukan sosialisasi kesehatan oleh tim Puskesmas Malalak. Demikian ditambahkan Ali Imran. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...