Langsung ke konten utama

Tujuh Pramuka MTI Canduang Ikuti KBN Tingkat Sumbar di Kep. Mentawai

Pramuka MTI Canduang Ikuti KBN Tingkat Sumbar Tahun 2023 di Kep. Mentawai


CANDUANG, pusinfokwarcabagam - Sebanyak 6 orang anggota Pramuka penegak MTI Canduang Agam dan 1 orang pembina mengikuti Kemah Bela Negara (KBN) tingkat Sumatera Barat yang dilaksanakan dari tanggal 11 s.d 15 November 2023 yang bertempat di Bumi Perkemahan Pantai Wisata Mapadegat Desa Tua Pejat, Kecamatan Sipora Utara Kab. Kepulauan Mentawai.

Pembina Gudep Hurriyatul Annisa saat dihubungi setelah ada surat tugas dari Kwartir Cabang nama-nama yang lolos seleksi KBN, Rabu (08/11/2023) di MTI Canduang.

Disebutkan Hurriyatul Annisa Anggita Pramuka Penegak MTI Canduang yang lolos seleksi dan dinyatakan ikut bergabung dengan kontingen Agam ke Mentawai adalah Syarif Hidayat, Raihan Alfarisi, Irgi Fahrurrozi, Sela indriani, Nurul Fadhilah dan Rahma Fadilla Izzati, dan Annisa ikut sebagai pembina pendamping.
Hurriyatul Annisa cukup bersemangat untuk membawa peserta didiknya mengikuti seleksi sebanyak 8 orang dan dinyatakan lolos 6 orang dan akan bergabung dengan Umpi Agam.

Anggota Pramuka penegak MTI Canduang selalu rutin mengikuti latihan di gudepnya dari 6 orang peserta terpilih, satu orang tercatat sebagai ketua Umpi putri, yaitu Sela Andriani. 
Untuk kelancaran keberangkatan kontingen KBN Agam ke Mentawai akan dilakukan TC, Kamis (09/11/2023) di Sekretariat Kwarcab Agam di Lubukbasung. Selanjutnya peserta akan berangkat Jum’at (10/11/2023) langsung menuju Pelabuhan Teluk Bayur, bertolak menuju Bumi Perkemahan Pantai Wisata 
Mapadegat Desa Tua Pejat Kec.Sipora Utara Kab. Kepulauan Mentawai.

Kontingen pulang dan 
sampai di Padang hari Jum’at (17/11/2023) pagi dan melanjutkan perjalanan ke Lubuk Basung, kata Huriyatul Annisa. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...