Langsung ke konten utama

Kakanmenag Agam Dukung Pelaksanaan Orientasi Kepala Madrasah dan KMD Bagi Calon Pembina Gudep Madrasah

Kakanmenag Agam Terima Pengurus Pusdiklatcab Agam 


AGAM, pusinfopers kwarcab agam - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam Dr.H Thomas Febrian,S.Ag,MA menyambut baik dan sepakat menggerakkan Pramuka di lingkungan madrasah. Beberapa kegiatan biasanya gugus depan banyak yang aktif.

Demikian disampaikan Kakanmenag Agam Thomas Gebria saat Kapusdiklatcab gerakan Pramuka Agam berkunjungan keruangan kerjanya, Jum'at (12/07/2024) di Lubukbasung.

Apa yang disarankan kepala Pusdiklatcab Agam Irzal, terkait pengembangan kegiatan Pramuka di madrasah, kiranya perlu pimpinan madrasah dan pondok pesantren dibekali dengan orientasi kepramukaan. Selanjutnya juga perlu pelatihan terhadap pembina dan calon pembina Pramuka melalui kursus mahir Pramuka tingkat dasar.
Disebutkan Kak Irzal bersama kak Yunaidi.S dan Andry Kesuma bahwa pihak kwartir daerah sudah melakukan kerjasama dengan Kanwil Kemenag Sumatera Barat, selanjutnya dapat ditindak lanjuti oleh Kemenag kabupaten kita dengan kwarcab setempat. 

Dalam waktu dekat kita akan bicarakan Penmas Kemenag Agam Edi Zalman dengan MKKG madrasah untuk pelaksanaan orientasi dan pelaksanaan KMD secara bertingkat.

Disarankan Kakanmenag masuk dalam kepengurusan kwarcab Agam yang sebelumnya belum tercatat sebagai pengurus kwartir cabang untuk bisa bergabung.

Ketua Kwartir Cabang 0306 Gerakan Pramuka Agam Ir. Jetson, MT mendukung kepengurusan Kwarcab Agam akan dilengkapi dan melibatkan dari Kamenag dan merevisi beberapa orang kepengurusan yang tidak aktif atau pindah tugas. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...