Langsung ke konten utama

Peserta Jamda X Kwarda Sumbar 2024 Belajar Terbangkan Drone

Peserta Jamda X Kwarda Sumbar 2024 Belajar Menerbangkan Drone 


BUKITTINGGI. perskwarcabagam - Peserta Jambore Daerah X (Jamda) Kwarda 03 Sumatera Barat  tahun 2024 berkesempatan untuk belajar langsung cara menerbangkan drone di lapangan utama Bumi Perkemahan Bukik Apik Puhun hari keempat Kamis (22/08/2024). Drone merupakan pesawat tanpa awak yang terbang dengan dikendalikan dari jarak jauh menggunakan remote control.

Pengenalan drone merupakan bagian dari Pengembangan Global Berkelanjutan. Pengenalan drone diajarkan oleh Kak Ahmad Mulya dan Ade Rahmad dari BPBD Kota Bukittinggi.
.      Peserta Jamda X Sumbar 
            terbangkan Drone 

Kak Ahmad Mulya memberikan penjelasan, bahwa dalam menerbangkan drone terdapat aturan-aturan yang harus dipatuhi. Penerbangan drone tidak bisa sembarangan, karena dapat disalahgunakan untuk hal-hal yang kurang baik.

Namun, drone tidak hanya menjadi sekadar hobi, melainkan dapat dijadikan sebagai profesi. Seseorang yang ingin menekuni bidang tersebut dapat menjadi profesional dan memperoleh penghasilan.

Peserta Jamda X tidak hanya belajar cara kerja dan kegunaan drone, mereka juga berkesempatan untuk mencoba langsung menerbangkan pesawat tanpa awak tersebut. Semua peserta antusias saat diberikan kesempatan untuk mencoba langsung sensasi menerbangkan drone. Rasa penasaran mereka pun telah terjawab.
“Pada awalnya para anggota Pramuka penggalang tidak bisa menerbangkan drone. Semua peserta sangat senang karena bisa belajar dan mengenal drone, karena sebelumnya kami sama sekali tidak pernah memegang drone,” dari semua peserta Jamda X yang digelar di lapangan utama. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...