Langsung ke konten utama

Camat Ampek Angkek Rahmat Fajri Dukung Penuh Kegiatan Diklat Pembina Pramuka

Camat Ampek Angkek Rahmat Fajri Bersama Kakwarcab Agam Dukung Penuh Kegiatan Diklat Pembina Pramuka 


AMPEK ANGKEK, pusinfopers kwarcabagam - Camat Ampek Angkek Rahmat Fajri berikan dukungan terhadap pelaksanaan Diklat KMD dan KML yang digelar Kwartir Ranting Kecamatan Ampek Angkek yang diikuti 80 orang, dibuka secara resmi Kamabicab Agam diwakili Kakwarcab Agam Ir. H. Jetson. MT, Sabtu (14/09/2024) di Aula SMA 1 Ampek Angkek.

Kamabiran Kwaran Ampek Angkek Rahmat Fajri menyebutkan Diklat bagi calon pembina Pramuka sangat diperlukan, makanya berdasarkan rapat pengurus Kwaran kegiatan yang dirancang perlu kita dukung dan kita fasilitasi.
Pelaksanaan KMD dan KML tidak hanya diikuti oleh Pembina Pramuka di Kecamatan Ampek Angkek tapi juga diikuti Kecamatan tetangga, dari Canduang, Tilatang Kamang, Palupuh, Banuhampu dan Tanjung Raya, berjumlah 80 orang terdiri dari 54 peserta KMD dan 26 peserta KML.

Kegiatan ini bisa terselenggara karena Kamabiran, dn anggota Mabiran, pengurus kwarran, Kamabigus, Pembina dan semua yang terkait begitu ingin memajukan kegiatan kepramukaan di Kecamatan Ampek Angkek, katanya.

Rahmat Fajri bertekad dan berharap setiap gudep melaksanakan Perjusami/Persami baik yang dilaksanakan masing-masing gudep maupun gabungan seluruh gudep.
Setelah kegiatan KMD/KML ini kami mendorong pengurus Kwarran untuk melaksanakan Jamran sehingga adik-adik pramuka begitu bersemangat mengikuti kegiatan kepramukaan, karena melalui berkemah kegiatan bervariasi dan tidak membosankan.
Kakwarcab Agam Ir H Jetson selesai membuka Diklat KMD dan KML Kwarcab Agam di Kwaran Ampek Angkek memberikan apresiasi yang luar biasa, melalui Kamabiran dan anggota Mabiran turut mendukung pelaksanaan Diklat calon pembina pramuka di Kwaran Ampek Angkek. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...