Langsung ke konten utama

Wali Nagari Sianok Dukung Penuh Peserta Jambore Ranting Diikuti SDN 10 Sianok di Buper Tabiang Takuruang

Wali Nagari Sianok  E.St. Palindih Bersama Peserta Jambore Ranting SDN 10 Sianok di Buper Tabiang Takuruang 


IV KOTO, pusinfopers kwarcabagam - Sebanyak 16 orang Pramuka Penggalang SDN 10 Sianok kecamatan IV Koto mengikuti Jambore Ranting di bumi perkemahan Tabiang Takuruang mendapat support dan dukungan dari Wali nagari Sianok Anam Suku.

Perkemahan Jambore Ranting Kwaran IV Koto berlangsung selama 3 hari (8-10 Nov) di bumi perkemahan Tabiang Takuruang Jorong Lambang Nagari Anam Suku Ngarai Sianok.
Dukungan Wali nagari Sianok Anam Suku E.St.Palindih merasa senang warga sekolah di nagari Sianok Anak Sukuengikuti jambore ranting.

Pihak sekolah mengirim 8 Pramuka penggalang putra dan 8 Pramuka penggalang putri didampingi pembina pramukanya, yang sudah siap dilapangan.

Selama Jambore ranting Kwaran IV Koto, diharapkan Gudep SDN 10 Sianok dapat mengikuti dengan baik. Jaga kesehatan dan jangan lupa shalat, ungkap nyiak wali.
Jambore ini adalah salah satu alat latihan bagi peserta didik memimpin dan dipimpin, serta menampilkan keterampilan yang sudah diperoleh selama latihan.

Melalui kegiatan ini akan tumbuh rasa kebersamaan solidaritas dan toleransi diantara sesama anggota pramuka dalam satu Gudep dan antar gudep lainnya.

Kegiatan pramuka mampu mendorong dan meningkatkan konstribusi dalam pembangunan dan pengembangan karakter generasi muda, berkompetensi dan berkompetisi secara sehat, meningkatkan semangat kebersamaan serta membangun rasa nasionalisme, patriotisme dan rasa cinta tanah air.

Demikian ditambahkan St. Palindih sambil memberi semangat kepada peserta jambore di lapangan. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...