Langsung ke konten utama

Lapas Kelas III Narkotika Kota Sawahlunto Gelar Lomba Tangkas Kepramukaan Dibuka Kalapas Fajar Nurcahyono Assyifa

Kalapas Kelas lll Kota Sawahlunto Fajar Nurcahyono Assyifa Buka Lomba Tangkas Kepramukaan 


SAWAHLUNTO, pusinfopers.kwarcabagam - Dalam rangka tutup tahun latihan kepramukaan Gugus Depan Persiapan, Lapas Kelas III Narkotika Kota Sawahlunto, bekerjasama dengan Kwarcab 11 Gerakan Pramuka Kota Sawahlunto, menggelar Lomba Tangkas Kepramukaan dibuka secara resmi oleh Kalapas Narkotika Sawahlunto, Fajar Nurcahyono Assyifa, Sabtu (28/12/2024) di Sawahlunto.

Adapun warga binaan Lapas kelas lll Sawahlunto yang mengikuti lomba sebanyak 93 Warga Binaan dengan berbagai macam mata lomba yang telah dibina oleh pengurus kwarcab Kota Sawahlunto sebelumnya.
Kalapas Kelas lll Kota Sawahlunto, Fajar Nurcahyono  Assyifa, saat membuka lomba ketangkasan menyebutkan bahwa pendidikan kepramukaan ini banyak manfaatnya dan saya sendiri mengalaminya, jujur saya ini di didik oleh pramuka. Saya mengikuti Pramuka mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega dan anak saya juga sangat aktif di Kepramukaan. 

Dengan Pramuka ini saya bisa mandiri, berani tampil, memiliki jiwa kepimpinan. Saya juga dulunya menjabat sebagai Pradana dan juga Dewan Ambalan, kata Kalapas Fajar Nurcahyono  Assyifa.

Bagi warga binaan yang mengikuti latihan Pramuka melalui pembina pramuka dari Kwarcab Kota Sawahlunto, ini sangatlah bagus, tidak hanya sekedar mengisi waktu luang para peserta, dimana peserta latihan Pramuka di Lapas diajarkan pemahaman arti Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka, keterampilan tali temali, disiplin, public speaking serta keterampilan lainnya yang tentunya akan berguna. 

Bila kakak-kakak warga binaan Lapas yang telah dilatih melalui Pramuka, nanti kembali ke masyarakat minimal bagi yang punya anak dapat menularkan ilmunya kepada anak-anaknya.
Disebutkan Kak Ritu Karyanto, bahwa kegiatan Lomba tahun 2024 merupakan event yang ketiga kalinya dan diikuti oleh 10 regu.

Materi lomba Tangkas Pramuka Warga Binaan Lapas Narkotika Sawahlunto, adalah lomba buat Tandu dengan memakai 4  tongkat dan evakuasi korban, Membuat tiang bendera, Lomba PBB, Pengucapan Dasa Dharma, dan Games Selamatkan bendera ku.
Diakhir kegiatan pemenang lomba mendapatkan hadiah bingkisan 1, 2, 3  dan juara umum serta Komandan PBB terbaik dan regu Terfavorit serta bonus yang dapat mengucapkan Tri Satya dan Dasa Dharma dengan benar, kata Ritu Karyanto.

Turut hadir dalam lomba unsur pimpinan Lapas kelas lll Kota Sawahlunto, dari Kwarcab Kita Sawahlunto, Ritu Karyanto, Henki Framdamurya, Adrizal, Marwati, dan Suminem.

Sedangkan unsur Lapas yang ikut mendampingi anggota Lapas adalah, Rian (Sekretaris Mabigus), Hemdra, Ikhsan Al Afaf (Ketua Gudep), juga dihadiri anggota DKC Kwarcab Sawahlunto, mereka mendapatkan pengalaman yang luar biasa dan dapat beriteraksi dengan warga binaan. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...