Langsung ke konten utama

KaKwarnas Budi Waseso Buka Rakernas 2025 Sekaligus Berikan Arahan Untuk Selalu Meningkatkan Koordinasi dan Sinergi

KaKwarnas Budi Waseso Buka Rakernas 2025 Sekaligus Berikan Arahan Untuk Selalu Meningkatkan Koordinasi dan Sinergi


CIBUBUR, pusinfopers.kwarcabagam - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka tahun 2025, berlangsung pada tanggal 12 hingga 14 Januari 2025, di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur. Tema Rakernas Kwarnas tahun ini adalah "Penguatan Gerakan Pramuka dalam rangka Mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045".

Rakernas 2025 ini secara resmi dibuka Senin (13/01/2025) oleh Kakwarnas Kak Budi Waseso. Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan arahan khusus dari Ketua Kwartir Nasional, dan agenda-agenda berikutnya.
Sekretaris Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar Kak Alfiandri saat dihubungi saat pembukaan menyebutkan selama Rakernas 2025 kegiatan diawali dengan pemaparan dari beberapa kementerian, seperti Mendikdasmen RI, Kemenko PMK RI, Kemenpora RI, Kemenag RI, dan Kemenhan RI.

Dalam Rakernas yang berlangsung selama tiga hari ini, dilaksanakan Sidang Pleno dan Sidang Kelompok. Untuk Sidang Pleno dilaksanakan dua kali, sementara Sidang Kelompok sebanyak lima kali, kata Kak Alfiandri.

Adapun Sidang Kelompok terdiri dari Kelompok 1, yaitu Koordinasi Pimpinan Kwartir dan sosialisasi aplikasi AyoPramuka Kwarnas. Untuk Kelompok 2, membahas Percepatan Perubahan UU Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka.

Kelompok 3 tentang Kesiapan PPBK dan Peran Saka, Informasi Giat Nasional Tahun 2026, Youth Program dan Adult Policy serta SDGs. Kelompok 4 Evaluasi Program Saka Tahun 2024 dan rencana Program tahun 2025 Masing-masing Saka dan Sako, dan terakhir Kelompok 5 yaitu Pertemuan Ketua Puslitbang.
Kakwarnas Kak Budi Waseso dalam sambutannya menegaskan kepada para peserta Rakernas 2025 bahwa Gerakan Pramuka merupakan sebuah organisasi pendidikan yang membentuk pribadi yang beriman, bertakwa, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, cinta tanah air, dan kesadaran bela negara.

Peran strategis Gerakan Pramuka adalah membangun generasi muda Indonesia, mengamalkan Pancasila dan menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma.

“Tidak hanya berkarakter dan berdaya saing, namun bisa menjawab tantangan zaman dalam rangka menyongsong Indonesia 2045,” tegasnya.

Gerakan Pramuka diharapkan sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo, tentang Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
“Untuk itu masing-masing Ketua Kwarda agar dapat menjalankan, mengendalikan, dan mengawasi seluruh program dengan baik. Jika terjadi masalah bisa mencari solusi dengan baik,” tegas kak Budi Waseso. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...