Langsung ke konten utama

Lenty Supriwardi, M.Pd Pembina Pramuka SDN 29 Koto Malintang Gelar Latihan Pramuka Perdana Setelah KMD

Lenty Supriwardi, M.Pd Pembina Pramuka SDN 29 Koto Malintang Gelar Latihan Pramuka Perdana Setelah KMD

   
TANJUNG RAYA, pusinfopers.kwarcabagam - Pembina Pramuka Gugus Depan SD Negeri 29 Koto Malintang kecamatan Tanjung Raya Agam Lenty Supriwardi, M.Pd, yang baru saja selesai KMD Kwaran Tanjung Raya , segera memulai pembinaan Pramuka di sekolahnya, Sabtu (10/5/2025) di Koto Malintang.

Latihan perdana setelah berhasil mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang di gelar Kwarcab Agam di Kwaran Tanjung Raya, segera dipraktekkan kepada peserta didiknya di SDN 29 Koto Malintang.
Lenty Supriwardi salah seorang dari 44 peserta yang mengikuti KMD Minggu yang lalu segera memberikan pembinaan kepada 52 anggota Pramuka penggalang yang ada di kelas 4, 5.dan 6 di sekolahnya.

Kepala sekolah Rika Mulyadi, S.PdI memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap pembina Pramuka SDN 29 Koto Malintang. Setelah mengikuti KMS, telah memiliki ijazah yang harus turun lngsung membina Pramuka.KMD adalah salah satu syarat yang harus diperoleh seorang pembina Pramuka kata Rika Mulyadi.
Kegiatan Pramuka bagi peserta didik di sekolah dasar sangat diperlukan selain melatih kebiasaan juga untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Melalui kegiatan yang mendidik dan menyenangkan, siswa juga akan diajarkan tentang kedisiplinan dan tanggung jawab. Dengan begitu siswa akan menjadi pribadi yang sukses dalam hidup dan karier di masa depan, kata Rika saat didampingi sejumlah guru di sekolah saat latihan. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...