Langsung ke konten utama

SMAN 1 Tanjung Raya Agam Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa Periode 2025/2026

.   Kepala SMAN 1 Tanjung Raya 
   Agam Zulkifli Membuka LDKS 
       OSIS Periode 2025/2026


TANJUNG RAYA,  pusinfopers.kwarcabagam - Sebanyak 50 orang pengurus OSIS SMAN 1 Tanjung Raya kabupaten Agam mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama tiga hari, dibuka secara resmi kepala sekolah Zulkifli, S.Pd., Jum'at (1/5/2025) di kampus SMAN 1 Tanjung Raya di Maninjau.

Kepala sekolah Zulkifli menyebutkan bahwa Latihan Dasar Kepemimpinan siswa merupakan suatu pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan atau skill siswa dalam memimpin. Salah satu tujuan latihan kepemimpinan siswa yaitu untuk membangun karakter pribadi (personality) supaya semakin kuat.
.        Dinamika Kelompok

Latihan Dasar Kepemimpinan bagi pengurus OSIS SMAN 1 Tanjung Raya digelar setiap tahun sebagai salah satu program kerja Kesiswaan. Biasanya diadakan setelah Reorganisasi Pengurus OSIS dipilih. LDKS bertujuan untuk mempersiapkan SDM organisasi di sekolah agar memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu bekerja secara efektif.
   Diskusi pembuatan program 
    kerja OSIS 

Kegiatan LDKS dilaksanakan selama 3 hari, tanggal 2 sampai 4 Mei 2025 digelar dalam dua  tempat, yaitu di SMAN 1 Tanjung Raya, dilanjutkan outbond di Mifan Padang Panjang.

Kegiatan LDKS diisi oleh materi-materi yang disampaikan langsung oleh narasumber yang ahli pada materi yang disampaikannya, yaitu Materi Kepemimpinan, oleh Yunaidi.S,M.Pd, Organisasi oleh Ruri Wahyu. Tata Tertib sekolah oleh Lidya Ningsih, S.Pd, Sumbang 12  oleh Yasril Efendi, Dinamika kelompok Muthia Dara Juniwan Putri, S.Pd, Narkoba dan Bahaya Rokok oleh Zulfi Akbari,S.Pd, Muhasabah oleh Reni Susilawati,S.Pd Kesehatan Remaja oleh Puskesmas Maninjau, Outbond dipandu Purna Osis dan Mpk, PBB oleh Junaidi dan kegiatan game lainnya. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...