Langsung ke konten utama

Melalui Kegiatan Pramuka, Lapas Kelas IIA Tekankan Kedisiplinan Bagi Warga Binaan



      Oleh: Yunaidi.S (Sekretaris 
         Pusdiklatcab Agam) 


Kegiatan Pramuka digelar dilingkungan Lapas adalah membentuk warga binaan menjadi insan yang berdisiplin, meningkatnya rasa cinta tanah air, serta memiliki rasa cinta kasih sayang. Hal ini selaras dengan apa yang menjadi tujuan dari pembinaan warga binaan pada Lembaga Pemasyarakatan.

Lapas Kelas IIA Bukittinggi di Biaro Kabupaten Agam, kembali menyelenggarakan pelatihan Pramuka bagi para WBP. Kegiatan ini telah terjadwal rutin, mendatangkan instruktur dan pembina Pramuka dari luar, termasuk instruktur dari petugas Lapas Kelas IIA Bukittinggi sendiri yang memang mampu melatih para warga binaan.

Kegiatan yang berjalan secara terjadwal setiap Sabtu pada latihan awal diikuti 17 WBP dengan materi tentang Latihan Ketrampilan Baris-Berbaris , pembinaan agama, penanaman pendidikan bela negara, dinamika kelompok, serta kegiatan hiburan. Seluruh WBP peserta pun mengikutinya dengan penuh semangat dan antusiasme.

Pramuka sendiri mampu melatih WBP untuk menjadi insan yang tangguh, baik dalam spiritual (agama), kemampuan diri, maupun tangguh dalam hal fisik.

Bekal pembinaan, baik pembinaan kepribadian maupun kemandirian bertujuan agar menjadi manusia yang berkualitas dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Kepala Lapas IIA Bukittinggi Erdianto, melalui Kasubsi Binkemaswat Hasanuddin Harahap, menyebutkan bahwa tahun ini warga binaan Lapas II A Bukittinggi berpangkalan di Biaro, kita bekali dengan keterampilan kepramukaan dengan pembina kita minta kepada pengurus kwarcab Agam.

Kita berharap Lapas IIA Bukittinggi kegiatan pramukanya berjalan dengan baik dan dikukuhkan keanggotaannya dengan menetapkan nomor gugus depan (Gudep) khusus peserta didiknya warga binaan. Dalam waktu dekat memperkuat organisasi Gudep khusus, perlu dibuatkan akad kerjasama Kalapas IIA Biaro dengan Pengurus Kwarcab Agam. Semoga. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...