Langsung ke konten utama

Warga Binaan Lapas IIA Bukittinggi Bekali Keterampilan Kepramukaan

Warga Binaan Lapas IIA Bukittinggi Bekali Keterampilan Kepramukaan


AGAM, pusinfopers.kwarcabagam - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bukittinggi, mendapat pembekalan keterampilan kepramukaan bersama korps pelatih pembina Pramuka Kwarcab Agam, Sabtu (5/7/2025) di Aula Lapas II A Biaro.

Kepala Lapas II A Bukittinggi Erdianto, melalui Kasubsi Binkemaswat Hasanuddin Harahap, menyebutkan bahwa tahun ini warga binaan Lapas II A Bukittinggi berpangkalan di Biaro, kita bekali dengan keterampilan kepramukaan dengan pembina kita minta kepada pengurus kwarcab Agam.
Pembekalan keterampilan kepramukaan dilaksanakan setiap hari Sabtu pagi dihadiri seorang Nara sumber sebagai mm pembina Pramuka.

Hasanuddin Harahap bersama Andri Noverman (Kasi Binadik) dan Ridho Wahyudi Putra (Staf Pembinaan), berharap kegiatan kepramukaan bagi warga binaan Lapas IIA Bukittinggi digelar setiap Sabtu. Kalau bisa kita beri nomor gugus depan dan bila.perlu ada surat kerjasama antara Lapas IIA dengan pengurus kwartir cabang terkait pembinaan di kepramukaan bagi warga Lapas IIA yang ada di Biaro.

Pelatih pembina Pramuka Yunaidi. S, selaku pembina pada hari pertama latihan menyebutkan bahwa perlu ada kontrak kerjasama antara Lapas IIA dengan kwarcab Agam.
Pada latihan hari pertama warga binaan berkekuatan 16 orang mendapat materi Salam Pramuka, be tuk barisan dalam pramuka, dinamika kelompok dan pembuatan yel-yel kelompok.

Ridho Wahyu Putra saat mendampingi latihan Pramuka menyebutkan bahwa ada semangat kebersamaan peserta latihan. Mereka menyatu dalam kelompok kerja yang di bentuk melalui dinamika kelompok.

Materi Pramuka di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bertujuan untuk membentuk warga binaan menjadi individu yang berdisiplin, memiliki rasa cinta tanah air, dan mengembangkan potensi diri. 

Sedangkan kegiatan yang dilakukan mencakup pelatihan baris-berbaris, pengenalan PPGD, pendidikan bela negara, dinamika kelompok, serta kegiatan hiburan. Selain itu, materi Pramuka juga menekankan pada pembentukan karakter, keterampilan, dan kepribadian yang baik. Demikian disampaikan pembina Pramuka kwarcab Agam sebelum memulai kegiatan. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...