Langsung ke konten utama

GUDEP Pramuka SMAN 1 Baso Peringati Harpram ke-64 Tahun 2025

Anggota Pramuka Foto Bersama Pembina Pramuka Rianti Melva Risa, Kamabigus Riana Dewi dan pembina lainnya Selesai Apel Harpram ke-64 Tahun 2025 di SMAN 1 Baso


BASO, pusinfopers.kwarcabagam - Gugus Depan 01.071/01.072 Rambun Pamenan - Rohana Kudus, SMA Negeri 1 Baso, kabupaten Agam, memperingati Hari Pramuka ke-64 dengan pembina upacara Ranti Melva Risa, dalam apel besar, Rabu (20/8/2025) di lapangan SMAN 1 Baso.

Apel besar Harpram ke-64 diikuti 200 anggota Pramuka aktif bersama 725 siswa lainnya dan 52 orang guru selaku pembantu pembina di sekolah.
Pembina apel Harpram, Ranti Melva Risa memberikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh siswa yang hadir, telah mengikuti dengan baik lancar dan khidmat.

Pramuka yang sebelumnya disebut-sebut tidak termasuk ekstrakurikuler wajib, saat ini kwartir nasional bersama jajaran Kemendikbudristek kembali menyatakan bahwa Pramuka sudah menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib. 

Diminta seluruh siswa bisa masuk mengikuti latihan Pramuka dan aktif dalam pengembangan diri. Melalui Pramuka mari kita tingkatkan prestasi dan nama baik sekolah kita.
Bertindak sebagai Pradana dalam apel Harpram ke-64, Bazli Rizki Maiza. Selesai apel peserta menggelar kerja bakti Pramuka dilingkungan sekolah. 

Kepala sekolah selaku Kamabigus SMA N 1 Baso, Riana Dewi, M.Si, menyambut baik dengan dilaksanakannya apel hari Pramuka. Kedepan kita akan fasilitasi kegiatan Pramuka berpangkalan di sekolah. 
Saat ini siswa yang aktif mengikuti latihan Pramuka mencapai 200 orang dari 725 siswa. Sementara kegiatan ekstra lainnya juga diisi oleh masing-masing kelompok kerja.

Terlihat Pramuka di SMAN 1 Matur semakin aktif, setelah 1 orang pembina kita kirim mengikuti Kursus Pelatih Pembina Tingkat Dasar (KPD) di Kwarda Sumbar. Demikian ditambahkan Riana Dewi. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...