Langsung ke konten utama

SLB Nurul Daulah Lawang Ikuti Pawai Alegoris HUT RI ke-80 di Kecamatan Matur Tahun 2025

Murid SLB Nurul Daulah Lawang Ikuti Pawai Alegoris Pertam di Kecamatan Matur tahun 2025


MATUR,  - Sebannyak 17 orang dan 7 guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Nurul Daulah Lawang Kecamatan Matur, pertama kali mengikuti pawai alegoris tingkat kecamatan Matur, Selasa (19/8/2025) di Matur.

Kepala sekolah SLB Nurul Daulah Lawang Wico Rachman, menyampaikan selesai kegiatan pawai dengan peserta murid SLB dengan berbagai tuna yang ada.

Dengan jumlah peserta 17 orang didampingi orang tua siswa dan
Guru 7 orang, mereka tampil penuh percaya diri sambil mengikuti arak-arakan sekaligus memperkenalkan sejumlah tokoh pahlawan yang diperankan oleh murid SLB Nurul Daulah Lawang.

Murid SLB Nurul Daulah Lawang didampingi guru dan orangtua langsung melihat tokoh yang diperankan oleh peserta pawai dari masing-masing sekolah dan masyarakat berupa penampilan budaya berupa pakaian adat, dan kesenian yang ada di kecamatan Matur.
Kepala SLB Nurul Daulah Lawang dibawah pimpinan Wico Rachman bersama guru, Ilfa Ananta, S.Ps, Defra Aprilia, S.Pd.I, Putri Arifani, S.Pd, Annisa Hijrani, SH dan Khairani Ummah, S.Ps.Gr. mengajak dan menghimbau seluruh masyarakat kecamatan Matur untuk memasukkan anak kemenakannya yang disabilitas seperti Tunagrahita, Autis, Down Syndrome dan Tuna Daksa.

Kami juga menerima konsultasi di ruangan kepala sekolah SLB Nurul Daulah Lawang beralamat di Pasar Lawang, demi kemajuan anak-anak kita khususnya disabilitas untuk masa yang akan datang. Demikian ditambahkan Wico Rachman. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...