Langsung ke konten utama

SMPN 1 Banuhampu Utus 8 Peserta Lomba Napak Tilas Buya Hamka Tahun 2025 di Sungai Batang

Peserta Napak Tila SMPN 1 Banuhampu Utus 8 Peserta Lomba Napak Tilas Buya Hamka Tahun 2025 di Sungai Batang


BANUHAMPU,  pusinfopers.kwarcabagam - SMP Negeri 1 Banuhampu, siap mengikuti Napak Tilas Buya Hamka antar SLTP se kabupaten Agam, digelar bidang Kebudayaan Disdikbud Agam berlangsung Kamis (7/8/2025) dan nyatakan target insya Allah menang.

Napak tilas Buya Hamka bagi pelajar dan generasi muda perlu diikuti, selain menambah ilmu pengetahuan, saat mengikuti kegiatan para siswa sebagai peserta lomba Napak tilas bisa langsung melihat dari dekat dan bisa langsung bertemu dengan yang aslinya. 
Demikian disampai kepala SMPN 1 Banuhampu Dra. Zulfamiarti. M.Pd.saat dihubungi disela-sela persiapan pembekalan bagi peserta Napak tilas, Rabu (6/8/2025) di Banuhampu.

Keikutsertaan tim Napak tilas SMP Negeri 1 Banuhampu setelah dinyatakan ikut serta atas undangan Disdikbud Agam sekaligus telah mengikuti meeting persiapan kegiatan lomba Napak tilas Buya Hamka baru-baru ini di Lubukbasung.

Kepala SMP Negeri 1 Banuhampu Zulfamiarti, saat dihubungi Sabtu (2/8/2025) di Tanjung Raya menyebutkan dengan mengikuti Napak tilas Buya Hamka di dengan menelusuri jejak perjalanan Buya Hamka dimasa Kecil. Dengan mengikuti Napak tilas Buya Hamka dengan menelusuri jejak perjalanan Buya Hamka dimasa Kecil.

Target kita kepada peserta Napak tilas SMPN 1 Banuhampu dapat mengikuti dengan sebaik-baiknya, dan usahakan kita menang, insya Allah katanya.
Adapun peserta Napak Tilas Buya Hamka tahun 2025 dari SMPN 1 Banuhampu sebanyak 7 orang, yaitu Adela Thriatna, Ozza Azizah, Hafizah Iqkiara Putri Felcia Altofunnisa, Miftahul Ghani, Fahira Aisyah Kirana, dan Arafa Febrianda Chaniago, dengan pembina pendamping Mulyani Hafizhah, S.Pd.

Zulfamiarti selaku kepala sekolah sebelum kegiatan dimulai berpesan kepada peserta lomba napak tilas, bersama pembina pendamping untuk dapat melaksanakan kegiatan dengan baik. Ikuti petunjuk dan pelajari apa yang diperoleh selama perjalan dari start sampai finish di museum Buya Hamka.

Pelajari dan cari ilmu diseputaran kelahiran Buya serta sambil melihat dari dekat dan membaca hasil karya Buya Hamka yang ada di museum rumah kelahiran Hamka. Demikian ditambakan kepala sekolah Zulfamiarti. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...