Langsung ke konten utama

Tim Napak Tilas Buya Hamka SMPN 2 Sungai Pua Agam Miliki Pengetahuan Langsung Tentang Biografi Buya Hamka.

 SMPN 2 Sungai Pua Agam Ikuti Napak Tilas Buya Hamka Tahun 2025

SUNGAI PUA, pusinfopers.kwarcabagam - Tujuh anggota Pramuka SMP Negeri 2 Sungai Pua kabupaten Agam selesai mengikuti lomba Napak Tilas Buya Hamka yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Agam diselenggarakan Kamis (7/8/2025) di seputaran nagari Sungai Batang.

SMPN 2 Sungai Pua menurunkan 7 siswa dan 1 orang pembina pendamping sebagai peserta utuh menelusuri jejak perjalanan Buya Hamka semasa kecil.

Kepala sekolah SMPN 2 Sungai Pua Isnaini, S.Pd saat dihubungi selesai mengikuti Napak tilas Buya Hamka bersama pembina pendamping Rizki Putra, S Pd, Senin (11/8/2025) menyebutkan para siswa yang mengikuti lomba terlihat gembira, senang dan gembira.

Ungkapan kepuasaan mengikuti Napak tilas Buya Hamka tahun 2025 peserta dapat langsung melihat dari dekat dan menelusuri jejak perjalanan Buya Hamka yang sangat kita cintai dengan melahirkan sejumlah karya tulis beliau.

Gilang Pratama Arten pelajar SMPN 2 Sungai Pua, bersama teman sejawatnya yang baru pertama kali ke Sungai Batang dan dapat bertemu dan bertatap muka dengan yang punya Balairong Group Dt. Parpatiah di rumah kediaman beliau di Sungai Batang.
Kami juga dapat melihat tanah kelahiran Buya Hamka di Tanah Sirah Jorong Batung Panjang nagari Sungai Batang. Kami telah melihat dan mendengar engku Dt. Parpatiah berbicara dan apalagi kita sudah mengunjungi Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka di Sungai Batang, tambah Gilang Pratama bersama temannya.

Kepala sekolah SMPN 2 Sungai Pua, mengapresiasi kegiatan tim Napak tilas SMPN 2 Sungai Pua yang dapat melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya, walaupun tidak dapat 10 besar, mereka memperoleh pengetahuan langsung tentang biografi Buya Hamka.

Adapun peserta yang diutus mengikuti Napak tilas dari SMPN 2 Sungai Pua, sebanyak 7 orang yaitu Gilang Pratama Arten, Handika Pratama, Alghina Fathiya Arindi, Nayla Kahairunnisa, Naura Nagisha, Qheyla Vhanellea, dan Muhammad Al Hafidzy, dengan pembina pendamping Rizki Putra, S.Pd.
Dengan mengikuti acara-acara tersebut, kami dapat memperoleh inspirasi dari kehidupan dan karya-karya Buya Hamka, serta memahami lebih dalam tentang nilai-nilai kebudayaan dan kepahlawanan yang diwariskannya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali sosok Buya Hamka kepada generasi muda dan menumbuh kembangkan karakter bangsa dengan spirit kepahlawanan.
Kegiatan ini juga selaras dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang saat ini gencar di promosikan oleh kementerian dikdasmen yaitu pembelajaran yang bermakna, berkesadaran dan menggembirakan, tambah Isnaini. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...