Langsung ke konten utama

Guru TK Al Karim Bukittinggi Ikuti Pembekalan Calon Pembina Pramuka Prasiaga PAUD

Guru TK Al Karim Bukittinggi Ikuti Pembekalan Calon Pembina Pramuka Prasiaga PAUD


BUKITTINGGI, pusinfopers.kwarcabagam - Lembaga Pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) Al Karim Bukittinggi perkenalkan latihan Pramuka Prasiaga setiap hari Kamis bersama guru-guru sebagai pendamping langsung di sekolah.

Demikian disampaikan kepala TK Al Karim Bukittinggi ErninJohar, S.Pd selesai pembekalan bagi guru TK Al Karim, Sabtu (13/9/2025) di Al Karim jalan lurus Bukittinggi.

Konsep jati diri dapat dikenalkan sejak dini melalui kegiatan pramuka prasiaga. Gerakan kepramukaan secara resmi mengakui adanya jenjang prasiaga untuk anak-anak usia 4-6 tahun yang merupakan langkah pertama dalam membentuk fondasi penting untuk mengembangkan karakter dan mengenalkan nilai-nilai kepramukaan melalui bermain, kata Erni Johar.
Murid TK Al Karim yang baru tumbuh dengan jumlah murid 41 orang bersama 7 orang guru turut membina secara bersama kegiatan Pramuka prasiaga setiap Kamis, sebelum masuk pembelajaran inti.

Sebagai bekal dan pengetahuan 7 guru bersama kepala sekolah mendapat pembekalan orientasi singkat oleh pelatih pembina Pramuka Yunaidi.S sehari penuh. Pembekalan secara singkat cara mengumpulkan anak, pelaksanaan upacara pembukaan latihan Pramuka prasiaga, lagu Pramuka bagi anak didik prasiaga, tepuk dan beberapa permainan menarik dan menantang.
Semangat dalam latihan Pramuka prasiaga setiap Kamis pagi

Disebutkan Erni Johar, selaku kepala sekolah bahwa 41 orang murid TK Al Karim telah memiliki seragam Pramuka. Kita gelar latihan sekali lagi, selanjutnya pengukuhan Manggar dengan pemasangan kacu oleh Kepala sekolah didampingi pembina yang berkualifikasi.

Guru TK Al Karim Bukittinggi yang mengikuti pembekalan adalah Yordi Hendra Nova,S. Pd, Yulita Sriyanti, S. Pd, Mainil Fatma, S. Pd, Yesi Nifriyanti,S. Pd.
.   Guru TK Al Karim Bukittinggi 

Dari kegiatan Pramuka prasiaga, mendapat dukungan dari pengurus yayasan Al Kahfi Al Karim, Ario Hartono, ST.,MMSi, dan pembina Yayasan  Yetti Hartono, pengawas yayasan Dewi Harleni, S.Pd,l, Yulita Sriyanti, A.Ma dan, Gusneti, A.Musneti, A.Ma. demikian ditambahkan Erni Johar. (Yun.S)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...