Langsung ke konten utama

Parik Paga Nagari Matua Hilia Kembali Berbenah: Selamatkan Generasi Kuat Nagari

Parik Paga Nagari Matua Hilia: Selamatkan Generasi Kuat Nagari


MATUR, pusinfopers.kwarcabagam - Selamatkan Generasi, kuat nagari, itulah motto Parik Paga Nagari Matua Hilia, yang sudah terbentuk dan perlu dibentuk demi menjaga keutuhan masyarakat Matua Hilia sekitarnya.

Demikian disampaikan ketua Karapatan Adat Nagari Matua Hilia Dt. Rajo Angek, melalui wakil ketua Parik Paga Nagari Matua Hilia Chairul Can bersama anggota, saat ditemui Jum'at (19/9/2025) di Matua Hilia.
Parik Paga Nagari Matua Hilia, Lawang dan Pemuda Pancasila Berpose bersama Camat Matur

Parik Paga nagari Matua Hilia kembali berbenah setelah beberapa tahun tidak aktif dan ini perlu diaktifkan dimana Parik paga nagari sebagai garda depan pemuda dalam menjaga keamanan dan ketertiban. 
Parik Paga Matua Hilia, Pemuda Pancasila Bersama Anggota DPRD Agam dan Kapolsek Matur

Parik Paga bukan hanya tentang penjagaan fisik, tetapi juga penjagaan nilai-nilai adat, etika sosial, dan solidaritas antar warga. Jika dimaksimalkan, lembaga ini diyakini dapat menjadi kekuatan strategis dalam menghadapi tantangan sosial modern di ranah Minang, sekaligus menjaga warisan budaya leluhur agar tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat masa kini. 
Adapun susunan pengurus Parik Paga Nagari Matua Hilia yang berkolaborasi dengan Pemuda Pancasila, Koramil dan Polsek Matur dalam setiap kegiatan sosial di Matua Hilia sekitarnya.

Sebagai ketua adalah Asril St. Rumah Panjang, wakil ketua Chairul Can, Sekretaris Wahyu Hidayat, bidang humas Alconeri Rajo Mudo, dilengkapi beberapa seksi hidang lainnya.
Untuk Kenyamanan Tujuh CCTV di Pasang di Matua Hilia

Dilaporkan Alconeri beberapa kegiatan yang sudah berjalan adalah melakukan pengamanan nagari dan tindakan pencurian. Pemasangan kamera CCTV sebanyak 7 unit sudah terpasang dari swadaya masyarakat dan perantau Matua Saiyo Jabodetabek, berkesinambungan. Dan turut berkolaborasi bersama Polsek Matur dan Koramil 010 Matur untuk Kantibmas.
Perantau Matua Saiyo Jabodetabek mendukung penuh kegiatan Parik Paga Nagari Matua Hilia serta memberikan dukungan berupa pengadaan seragam dan kelengkapan kebutuhan sekretariat, dengan memanfaatkan gedung roemah sakit Matoer, peninggalan Belanda berposisi di simpang tiga depan kantor Camat Matur. (Yun.S)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...