Pramuka MAN 4 Agam Gelar Kembali Kemah Bakti Siswa (KBS) di Bumi Perkemahan Dama Gadang


Pramuka MAN 4 Agam Gelar Kembali Kemah Bakti Siswa (KBS) di Bumi Perkemahan Dama Gadang 

Dama Gadang -Kwarcabagam-  Pramuka Gugus Depan (Gudep) 09.111-09.112, Ambalan Buya Hamka & Rasuna Said, Pangkalan MAN 4 Agam menggelar kembali kegiatan Kemah Bakti Siswa (KBS) di Bumi Perkemahan Dama Gadang tepatnya di Jorong Dama Gadang, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya pada tanggal 6-8 Februari 2026. 

Kegiatan Kemah Bakti Siswa yang biasanya diadakan oleh Pramuka MAN 4 Agam itu sekali dua tahun kini kembali hadir setelah diadakan pada tahun 2023. Kegiatan yang sempat tertunda setahun ini menjadi sebuah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh semua anak Pramuka MAN 4 Agam. Tidak hanya anggota Bantara atau Calon Bantara saja, tetapi Guru-guru beserta Purna dari Pramuka MAN 4 Agam juga menunggu-nunggu kehadiran perkemahan ini.


Hal yang membuat kegiatan tersebut sempat tertunda adalah dikarenakan waktu dan keadaan bencana alam yang sering terjadi sehingganya pihak sekolah tidak mengizinkan untuk mengadakan kegiatan KBS ini. Walaupun begitu, tetapi Pramuka MAN 4 Agam bisa mengadakannya kembali Alhamdulillah dalam keadaan sukses dan lancar. Hal tersebut sesuai dengan amanat yang disampaikan oleh pembina Pramuka MAN 4 Agam. "Ikutilah kegiatan KBS ini dengan seksama, dengan penuh kekompakan, menjaga perilaku dan etika di masyarakat agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar", ujar Darmansyah dalam amanatnya.

Suksesnya acara tidak luput dari persiapan yang matang dari semua orang yang ikut serta dalam menyukseskannya diantaranya yaitu Guru-guru, Bantara, Calon Bantara, Purna serta keluarga besar MAN 4 Agam lainnya. Adapun kegiatan yang dilakukan selama KBS ini yaitu kegiatan spiritual (kultum, forum An-nisa'), hiking, bakti siswa, tapak perkemahan, api unggun, jurit malam, permainan dan senam pagi setiap harinya.

"Jangan jadikan api unggun ini sebagai sesuatu sesembahan, tetapi maknailah api unggun ini sebagai kita, cahaya penerang di dalam keluarga, cahaya penerang di dalam Gudep, cahaya penerang di dalam Kwarran, cahaya penerang di dalam Kwarcab, cahaya penerang di dalam Kwarnas bahkan sebagai cahaya penerang di Pramuka Internasional dan jangan sesekali meninggalkan sholat bagaimanapun itu posisinya", ujar Taufik Rusydi dalam amanatnya di upacara api unggun.(Fuji Lestari)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris