Langsung ke konten utama

SMAN 3 Lubuk Basung Gelar Perpisahan dan Wisuda Tahfidz Al-Qur'an Perdana

Agam Palanta nusa.com
Sebanyak 112 siswa kelas 12 SMA Negeri 3 Lubuk Basung mengikuti Acara Perpisahan dan 41 Wisuda Tahfidz Al-Qur'an dan Perpisahan di pelataran sekolah setempat di Manggopoh, Senin (13/4).
Turut hadir anggota DPRD Sumbar, Ketua UMKM Sumbar, Bunda Refan, Kacabdin Wilayah 1 Sumatera Barat Willia Zuwerni, Kakan Kemenag Agam Thomas Febria, Kepala KUA Lubuk Basung, Camat Lubuk Basung, Kapolsek, Walinagari Manggopoh, Ninik Mamak, keluarga besar SMAN 3 Lubuk Basung, komite sekolah, Ketua APKASINDO Sumatera Barat dan undangan lainnya 

Ketua OSIS, Farel mengatakan, semoga ke depan SMA lebih baik,guru lebih giat ajaran kan, lanjutkan pendidikan berguna untuk bangun dan negara, yang diwisuda bisa bangga kan orang tua membawa ke surga.

Zidan, siswa kelas 12 juga menyampaikan, terima kasih, dan keberhasilan yang diraih berkat kesabaran guru, penerapan disiplin, langkah awal menuju kesuksesan, membawa hasil kerja nyata, sudah banyak prestasi.
“Jangan pernah takut bermimpi besar, eksistensi generasi muda menempuh masa depan, langkah untuk maju,” katanya.
Lenny Marlina dari orang tua siswa menyatakan terima kasih atas peran kepala sekolah,para guru dan pegawai yang ada di sekolah ini dan cukup banyak memberikan kontribusi pembentukan karakter dan kepribadian siswa sehingga mereka dapat menjalankan proses belajar mengajar secara baik dan lancar hingga sukses menamatkan pendidikan di SMA ini.

Kepala SMAN 3 Lubuk Basung Hilda Sridewita menegaskan, meski berada di lembaga sekolah umum tapi mampu menerapkan program keagamaan seperti wisuda tahfidz, dan ini yang pertama.
“Untuk tahun ini sudah lahir wisuda tahfidz satu juz, dua juz dan tiga juz, di bawah bimbingan guru yang profesional di bidangnya,” katanya.
Ke depan, program tahfidz akan terus dikembangkan dan akan semakin diperkuat melalui kebijakan kebutuhan siswa yang akan menamatkan pendidikannya di SMAN 3 Lubuk Basung.
Kacabdin Wilayah 1 Sumatera Barat Willia Zuwerni memberikan apresiasi yang tinggi atas program yang dilaksanakan tahun ini, semoga semakin maju dalam pengembangan pendidikan moral dan karakter siswa menjadi lebih baik dan sukses di masa depan.
“Melalui program tahfidz tersebut mempermudah jalan bagi siswa yang lulus untuk melanjutkan ke perguruan tinggi sesuai keinginan siswa nanti dan masuk secara mudah tanpa tes,” katanya.
Hal ini merupakan program yang sudah diumumkan oleh pemerintah provinsi Sumbar di seluruh sekolah tingkat SLTA.

Ini langkah awal yang baik dan membutuhkan dukungan semua pihak. Baik dari orang tua siswa, pengurus komite dan tokoh masyarakat.
Kakan Kemenag Agam Thomas Febria juga merespon langkah positif yang dilakukan oleh jajaran SMAN 3 Lubuk Basung, karena ini merupakan program yang sangat mendukung peningkatan kualitas pemahaman keagamaan dan pembentukan karakter siswa untuk tetap selalu terjaga diri dengan praktik keagamaan di masing-masing individu siswa.
“Tentunya dengan kondisi ini dapat meningkatkan nilai-nilai keagamaan sekaligus benteng diri terhindar dari perbuatan yang bertentangan dengan agama,” katanya.
Tantangan ke depan cukup berat karena banyaknya pengaruh dari dalam dan luar negeri kita terhadap ancaman kerusakan moral di mana saja berada.
Dalam momen tersebut sekaligus dilakukan MOU antara SMAN 3 Lubuk Basung dengan Pengurus UMKM Sumbar (mursyidi)

Teks foto 
Wisuda tahfidz - Para siswa Dikukuhkan dalam wisuda tahfidz di SMAN 3 Lubuk Basung, Senin (13/4)- mursyidi 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...