Langsung ke konten utama

Wakil Penasehat DWP Agam: Perempuan Cerdas Kunci Lahirnya Generasi Berkualitas

Lubuk Basung, Palanta Nusa 

Pertemuan bulanan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Agam menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas para anggotanya. 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pertukaran informasi, tetapi juga ruang untuk melahirkan ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi keluarga, organisasi, dan masyarakat.

Wakil Penasehat DWP Kabupaten Agam, Ny Maya Muhammad Iqbal mengatakan, pertemuan bulanan merupakan momentum yang sangat berharga bagi seluruh anggota untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari, saling berbagi pengalaman, serta mengisi kembali semangat dalam menjalankan berbagai peran di lingkungan keluarga maupun organisasi.

“Pertemuan ini menjadi ruang bagi kita untuk saling bertukar pikiran, mengisi ulang energi dan melahirkan ide-ide kreatif baru yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujarnya saat menghadiri pertemuan bulanan DWP Agam, di aula kantor Bupati Agam, Selasa (9/6).

Tiga pesan penting kepada seluruh pengurus dan anggota DWP Kabupaten Agam. Pertama, tingkatkan kapasitas diri dengan terus belajar melalui berbagai kegiatan organisasi, seperti pelatihan, seminar, hingga peningkatan keterampilan.

Perempuan yang cerdas dan mandiri akan mampu melahirkan generasi yang berkualitas serta berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Agam.

Pesan kedua adalah memperkuat ketahanan keluarga. Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan era digital, peran ibu dinilai sangat penting sebagai benteng utama dalam membentuk karakter anak.


“Tanamkan nilai-nilai agama, adat dan moral yang kuat di dalam rumah agar anak-anak memiliki fondasi yang kokoh dalam menghadapi perkembangan zaman,” katanya.

Ia juga mendorong DWP untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai program yang menyentuh masyarakat secara langsung, baik di bidang sosial, keagamaan maupun pemberdayaan ekonomi kreatif.

Maya juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga iklim organisasi yang sehat, harmonis dan penuh kekeluargaan. Menurutnya, kebersamaan dan saling mendukung menjadi modal utama dalam mewujudkan organisasi yang kuat dan bermanfaat.

Ditegaskan dukungannya terhadap seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan DWP, termasuk program sosial dan sosialisasi yang rutin dilaksanakan dalam pertemuan bulanan.

“Ilmu dan pengalaman yang diperoleh hari ini hendaknya dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan rumah tangga maupun lingkungan sekitar,” katanya.

Pihaknya mengajak seluruh anggota DWP untuk terus mendampingi suami dengan penuh keikhlasan serta menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis. 

Ketenangan dalam keluarga menjadi salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan suami dalam menjalankan tugas dan amanah pekerjaan.

Kepada para Ketua DWP unit OPD, kepala bagian dan seluruh anggota DWP Kabupaten Agam, diminta terus memberikan dukungan moral maupun pemikiran yang visioner kepada suami di mana pun mereka bertugas.

Tidak hanya itu, para anggota juga terdorong untuk menggali dan mengembangkan potensi organisasi melalui penguatan jiwa kewirausahaan (enterpreneurship), sehingga DWP mampu menjadi organisasi yang lebih mandiri, berdaya saing dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan anggota maupun masyarakat.

Pertemuan bulanan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan kapasitas perempuan, serta memperkuat peran DWP sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Selamat berdiskusi, berkarya, dan mempererat tali persaudaraan. 

“Jadilah perempuan yang sehat, cerdas, mandiri dan selalu menyebarkan energi positif di mana pun berada,” katanya.

Reporter Yetprita 

Editor Mursyidi 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...