Langsung ke konten utama

Pramuka MAN 4 Agam Adakan Tongkat Pora Sambut Pernikahan Purna Bantara Terbaik 2022


Pramuka MAN 4 Agam kembali memberikan penghargaan kepada Vindi Eka Hadinata, S.Pd dan Ns. Welly Rahmadhani, S.Kep sebagai Purna Bantara Terbaik 2022, Kamis (12/5).

Penghargaan ini merupakan yang ketiga kalinya diberikan kepada Purna Bantara yang menikah setelah Hamdani dengan Rahmi Kurniati tahun 2017 serta Afrizaldi dengan Nova Maharani tahun 2021.

Resepsi pernikahan ala Pramuka ini digelar pukul 13.30 WIB tepatnya setelah acara umum selesai. Puluhan anggota Pramuka berbaris di kiri kanan jalan sembari memegang tongkat untuk menyambut kedatangan mempelai.

Pembawa acara yang memandu kegiatan upacara mengatakan, acara tongkat pora merupakan tradisi Pramuka sejak lama. Prosesi dimana pasangan pengantin anggota Pramuka tersebut harus melewati pagar tongkat.

“Hal itu mengandung makna bahwa keduanya harus tetap bersatu menghadapi rintangan apapun selama menjadi suami istri," ujar Triya Imeliza Putri selaku pembawa acara.

Upacara tongkat pora itu pun diwarnai dengan pemberian Piala Bergilir dan Piagam penghargaan. "Selamat!! Semoga menjadi keluarga yang Sakinah Mawadah Wahmah," ujar Darmansyah selaku Pembina Pramuka sambil berjabat tangan dengan mereka. Penyerahan tersebut juga disaksikan oleh para guru, siswa dan tamu undangan.

Adapun peserta Tongkat Pora yang terlibat adalah Angkatan Xlll yang telah bersiap-siap untuk menuju ke lokasi pernikahan di Koto Baru. Mereka berjumlah 22 orang, yaitu Ivan Saputra, Zaky Febriyan, Revo Andrian, Alinur Akbar, Siraj Ide Munawar, Rahmad Fauzan, Nofrizal Sapitra, Dori Irawan, Zahrah Khalilullah, Dzikra Pinapsika, Olivia Zalmi Putri, Nabila Febri Handayani, Zulfina Indriani, Fuji Lestari, Dhya Ul Adzkia, Lidya Desma Juwita, Ghania Salsabila, Salsa Arnisma Rahmadhani, Amelia Afifa, Siti Fauziatul Hasanah, Siti Fadhila Azzahra dan Suci Rahmadhani. (Fuji Lestari).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Menggunakan Tongkat Dalam Baris Berbaris

Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris atau (PBB) dalam kepramukaan menggunakan tongkat pramuka memiliki tata cara dan pedoman tersendiri yang telah diatur oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Untuk itulah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengeluarkan pedoman penggunaan tongkat pramuka dalam baris-berbaris. Pedoman ini mengatur tata cara dan sikap seorang pramuka dalam membawa tongkat. Secara garis besar, ketentuan tentang tata cara dan sikap pramuka saat membawa tongkat  p ada masing-masing sikap adalah sebagai berikut : 1.      Sikap Sempurna (siap) Saat melakukan sikap sempurna, tata cara menggunakan tongkat yang benar adalah : ·   Tongkat dipegang dengan menggunakan jari jempol dan telunjuk tangan kanan (seperti memegang pensil waktu akan menulis) ·        Tangan lurus ke bawah ·      Tongkat berdiri tegak lurus di atas tanah tepat di samping kanan sepatu sebalah kanan. ...

Petunjuk tentang NOMOR KWARTIR dan NOMOR GUDEP

Menjawab pertanyaan dan perdebatan yang muncul dan berkembang di WhatsApp ( WA) terkait dengan Nomor Gudep mana yang benar dan mana yang salah. Berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 162.A Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Sistem Administrasi Kwartir disebutkan bahwa untuk mempermudah sistem administrasi dan mengetahui perkembangan organisasi Gerakan Pramuka, maka dimulai dari Kwartir Nasional sampai Kwartir Ranting perlu adanya suatu kode tertentu guna memperlancar birokrasi administrasi. Cara memberi nomor kode pada Kwartir Cabang umumnya dimulai dari Barat Daya, kemudian ke Timur dan terus sampai Tenggara, selanjutnya berbelok-belok (Serpentine) ke arah Barat dan seterusnya dan akan berakhir pada batas Barat Laut atau Timur Laut. Kode Kwartir perinciannya sebagai berikut: Dua angka (digit ke 1 dan 2) pertama menunjukkan nomor kode Kwartir Nasional (00) dan Kwartir Daerah berurutan dimulai dengan Kwarda Nanggroe Aceh Darussalam (01) dan seterusnya. ...

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Ada berbagai macam Bentuk Barisan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering juga disebut dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB) dan ada juga yang menyebutnya Formasi Barisan, Model Barisan dan lain sebagainya. Bentuk Barisan tersebut adalah : BERDERET Kedua lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi bahu, telapak tangan terbuka dan menghadap ke bawah. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke instruktur barisan ANGKARE Kedua lengan tangan dikepalkan dan diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya :  Anggota berbaris membentuk huruf "U" (bentuk U siku 90 derajat) dengan Instruktur/ketua tepat berada di tengah barisan. Barisan yang berada di samping kanan dan kiri instruktur barisan, saling berhadapan satu dengan yang lainnya. Dan barisan yang berada di depan instruktur barisan, saling berhadapan dengan instruktur barisan. LINGKARAN BESAR Kedua ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala ...